sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Wall Street Ditutup Menguat di Tengah Optimisme Meredanya Konflik Timteng

Market news editor Rahmat Fiansyah
17/04/2026 06:10 WIB
Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menghijau dan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (16/4/2026) waktu setempat.
Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menghijau dan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (16/4/2026) waktu setempat. (Foto: AP)
Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menghijau dan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (16/4/2026) waktu setempat. (Foto: AP)

IDXChannel - Bursa saham Amerika Serikat (AS) kembali ditutup menghijau dan mencetak rekor baru pada perdagangan Kamis (16/4/2026) waktu setempat. Kenaikan ini didorong optimisme meredanya konflik di Timur Tengah setelah Israel menyetujui gencatan senjata sementara dengan Lebanon serta sinyal pertemuan lanjutan antara AS dan Iran.

Perdagangan berlangsung fluktuatif setelah Presiden AS Donald Trump mengumumkan gencatan senjata selama 10 hari antara Israel dan Lebanon. Dia juga menyebut Iran bersedia tidak mengembangkan senjata nuklir selama lebih dari 20 tahun. Di sisi lain, laporan menyebutkan kesepakatan dengan Iran masih membutuhkan waktu sekitar enam bulan.

Chief Investment Officer Northlight Asset Management, Chris Zaccarelli menilai, pasar saat ini bergerak di antara sentimen positif dan netral terkait perkembangan geopolitik. 

“Pasar bergerak antara berita yang lebih positif dan sedikit netral. Selama satu setengah bulan terakhir, perdagangan benar-benar didorong oleh perang Iran,” ujarnya dilansir Reuters.

Harapan diplomasi memang mengangkat sentimen pekan ini, namun sejumlah analis menilai dibutuhkan sinyal perdamaian yang lebih jelas untuk menjaga momentum. Meski begitu, data di pasar opsi menunjukkan reli saham masih berpotensi berlanjut.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement