AALI
9725
ABBA
302
ABDA
5825
ABMM
1370
ACES
1255
ACST
184
ACST-R
0
ADES
3570
ADHI
810
ADMF
7600
ADMG
175
ADRO
2310
AGAR
360
AGII
1430
AGRO
1275
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
69
AIMS
370
AIMS-W
0
AISA
172
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1090
AKRA
710
AKSI
690
ALDO
1390
ALKA
292
ALMI
288
ALTO
260
Market Watch
Last updated : 2022/01/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.19
-0.02%
-0.10
IHSG
6611.16
0.16%
+10.34
LQ45
947.02
0.02%
+0.16
HSI
23775.35
-2.12%
-514.55
N225
26170.30
-3.11%
-841.03
NYSE
16236.51
-0.64%
-103.81
Kurs
HKD/IDR 1,844
USD/IDR 14,383
Emas
837,385 / gram

RI Pegang Presidensi G20, Jokowi: Pengakuan Kita Mampu dan Bisa

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Kamis, 18 November 2021 11:07 WIB
Akhir bulan lalu Indonesia resmi memegang presidensi G20 yang diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Roma Italia.
RI Pegang Presidensi G20, Jokowi: Pengakuan Kita Mampu dan Bisa (FOTO: MNC Media)
RI Pegang Presidensi G20, Jokowi: Pengakuan Kita Mampu dan Bisa (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Indonesia dipercaya memegang presidensi G20. Ini menjadikan Indonesia sebagai negara berkembang yang pertamakali menggelar perkumpulan negara-negara dengan kekuatan ekonomi di dunia.

Seperti diketahui, akhir bulan lalu Indonesia resmi memegang presidensi G20 yang diterima Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Roma Italia. Jokowi mengaku bersyukur dengan pencapaian Indonesia tersebut.

Apalagi Indonesia tercatat sebagai negara berkembang pertama yang memegang tongkat keketuaan tersebut.

“Kita juga patut bersyukur bahwa Indonesia dipercaya sebagai ketua keketuaan presidensi G20. Kita menjadi negara berkembang pertama yang mendapatkan kepercayaan dan kehormatan besar ini,” katanya pada acara Milad ke-109 Muhammadiyah Tahun 2021, Kamis (18/11/2021).

Dia mengatakan bahwa hal ini menunjukkan bahwa Indonesia mampu dan bisa.

“Pengakuan yang membuktikan bahwa kita mampu dan bisa,” tuturnya.

Jokowi memastikan bahwa akan memaksimalkan posisi presidensi G20 untuk membuat dunia lebih baik.

“Kepercayaan memegang presidensi G20 ini akan kita optimalkan. Kita gunakan untuk berkontribusi bagi kemakmuran dunia yang merata, yang lebih merata, yang lebih adil dan lebih inklusif bagi dunia yang lebih tangguh terhadap krisis. Serta dunia yang lebih tangguh menghadapi perubahan iklim,” pungkasnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD