sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

RI Sulit Intervensi Harga Komoditas Meski Produsen Besar, Terungkap Alasannya

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
24/01/2026 13:47 WIB
Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai komoditas tambang dunia, tapi tidak mampu mengendalikan harga di pasar global.
RI Sulit Intervensi Harga Komoditas Meski Produsen Besar, Terungkap Alasannya. (Foto: iNews Media Group)
RI Sulit Intervensi Harga Komoditas Meski Produsen Besar, Terungkap Alasannya. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM Tri Winarno mengatakan Indonesia merupakan salah satu produsen utama berbagai komoditas tambang dunia, mulai dari batu bara, nikel, tembaga, hingga timah

Namun demikian, besarnya produksi nasional tidak selalu berbanding lurus dengan kemampuan Indonesia dalam mengendalikan harga komoditas global. Salah satu faktor utama yang dinilai menghambat adalah praktik penyelundupan.

"Pengaruh harga ini dari Indonesia, saya masih meyakini. Kenapa? Karena penyelundupan yang ada di Malaysia dan ada di Singapura otomatis sekarang enggak ada sama sekali. Market gelap untuk timah ini sama sekali sudah berakhirlah dengan adanya kondisi pada saat ini," ujarnya saat ditemui di Kawasan Senayan, Sabtu (28/1/2026).

Untuk batu bara, Asia menyumbang sekitar 74 persen dari total produksi dan konsumsi dunia. Sementara Eropa dan Amerika tidak lagi menjadi pasar dengan pertumbuhan signifikan. Dari total perdagangan batu bara dunia yang mencapai sekitar 1,5 miliar ton, Indonesia menyumbang lebih dari 500 juta ton, atau di atas 30 persen bahkan mendekati 40 persen pangsa perdagangan global.

Meski demikian, dominasi tersebut belum cukup kuat untuk membuat Indonesia sepenuhnya mampu mengintervensi harga batubara dunia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement