AALI
9625
ABBA
220
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
790
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7500
ADHI
830
ADMF
8050
ADMG
173
ADRO
2970
AGAR
324
AGII
2030
AGRO
730
AGRO-R
0
AGRS
123
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
153
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1060
AKSI
296
ALDO
840
ALKA
298
ALMI
292
ALTO
202
Market Watch
Last updated : 2022/06/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.70
-0.51%
-2.76
IHSG
6988.00
-0.4%
-28.06
LQ45
1005.74
-0.49%
-5.00
HSI
22124.19
-0.47%
-105.33
N225
26984.14
0.42%
+112.87
NYSE
14835.30
0.16%
+23.75
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,840
Emas
871,109 / gram

Ribuan Buruh Gelar Aksi Demo di Jakarta, Hindari Dua Lokasi Ini

ECONOMICS
Riezky Maulana
Sabtu, 21 Mei 2022 12:12 WIB
Buruh dan mahasiswa kembali menggelar demonstrasi di Jakarta dengan jumlah massa mencapai ribuan.
Ribuan Buruh Gelar Aksi Demo di Jakarta, Hindari Dua Lokasi Ini (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)
Ribuan Buruh Gelar Aksi Demo di Jakarta, Hindari Dua Lokasi Ini (FOTO: Ilustrasi/MNC Media)

IDXChannel - Buruh dan mahasiswa kembali menggelar demonstrasi di Jakarta dengan jumlah massa mencapai ribuan. Masyarakat untuk menghindari dua titik lokasi demo agar tidak terjebak kemacetan.

Dua lokasi demo pada Sabtu (21/5/2022), ada di Depan Gedung DPR-MPR, sedangkan lokasi kedua di Kawasan Patung Kuda

Kasatlantas Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Purwanta menuturkan, massa aksi yang paling banyak diperkirakan berada di Kawasan Patung Kuda. 

"Jadi ada dua tempat di DPR dan Bandung 2 (Patung Kuda). Tapi banyakan massanya di Bandung 2 yang sampai ribuan, kalau di depan DPR ratusan," ucap Purwanta kepada wartawan, Sabtu pagi. 

Dia menuturkan, dari informasi yang diterima, dua gelaran aksi tersebut akan dimulai pada pukul 11.00 WIB. Sampai dengan saat ini tidak ada rencana penutupan atau pengalihan arus lalu lintas.

Namun, kebijakan itu akan diambil dengan melihat kondisi dan jumlah massa aksi di lokasi. Arus lalu lintas di kedua lokasi tersebut dikatakan Purwanta masih lancar. 

"Jam 11 ya massa berdatangan. Persiapan sudah dilaksanakan, sementara kalau tidak mendesak tidak ada penutupan atau pengalihan arus seperti biasa," jelasnya. 

"Lalin sejauh ini masih lancar terkendali. Rekayasa lalu lintas melihat perkembangan karena jumlah (massa) kan mempengaruhi tempat, situasional," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD