AALI
8300
ABBA
226
ABDA
7050
ABMM
840
ACES
1370
ACST
240
ACST-R
0
ADES
1970
ADHI
970
ADMF
8175
ADMG
166
ADRO
1310
AGAR
380
AGII
1095
AGRO
1095
AGRO-R
0
AGRS
426
AHAP
66
AIMS
352
AIMS-W
0
AISA
228
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3230
AKSI
480
ALDO
925
ALKA
246
ALMI
250
ALTO
380
Market Watch
Last updated : 2021/06/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
478.24
-0.14%
-0.66
IHSG
6089.04
0.14%
+8.65
LQ45
895.20
-0.08%
-0.70
HSI
28638.53
-0.71%
-203.60
N225
29441.30
0.96%
+279.50
NYSE
16662.42
-0.2%
-32.51
Kurs
HKD/IDR 1,830
USD/IDR 14,220
Emas
853,049 / gram

Rupiah Masih Lemah, Ekonom Prediksi BI Akan Tahan Suku Bunga

ECONOMICS
Rina Anggraeni/Sindonews
Selasa, 20 April 2021 07:34 WIB
Bank Indonesia (BI) hari ini akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG). Rapat ini akan membahas mengenai suku bunga BI, serta kondisi moneter di tanah air.
Rupiah Masih Lemah, Ekonom Prediksi BI Akan Tahan Suku Bunga. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Bank Indonesia (BI) hari ini akan menggelar Rapat Dewan Gubernur (RDG). Rapat ini akan membahas mengenai suku bunga BI, serta kondisi moneter di tanah air.

Ekonom, Josua Pardede, memperkirakan BI akan kembali mempertahankan suku bunga di level 3,5 persen. Hal ini disebabkan masih rendahnya inflasi di Indonesia pada bulan Maret sebesar 1,37 persen yoy, yang secara relatif masih di bawah target BI sebesar 3±1 persen.

"Namun demikian, BI juga tidak akan menurunkan suku bunganya sejalan dengan masih depresiasi Rupiah yang secara year-to-date, melemah hingga 3,7%," kata Josua saat dihubungi SINDOnews di Jakarta, Selasa (20/4/2021).

Di sisi lain, kenaikan impor pada bulan Mareg 2021 memberikan sinyal bahwa ke depannya transaksi berjalan akan kembali mencatatkan defisit sejalan dengan pemulihan ekonomi, yang mendorong permintaan impor. 

"Berdasarkan kondisi makroekonomi tersebut, BI diperkirakan masih akan mempertahankan suku bunganya pada RDG bulan ini," tandasnya. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD