2. Pernah Berseteru dengan Mantan Presiden AS Donald Trump
Jerome Powell mampu menjadi Ketua Fed pada tahun 2017 berkat nominasi mantan Presiden AS Donald Trump. Namun bukan berarti hubungan mereka asik-asik saja lho.
Pada bulan Januari 2019, Presiden Trump menaikkan suku bunga utama The Fed di tengah perang dagang AS-Tiongkok, yang pernah dianggap Powell sebagai "satu-satunya masalah" dalam perekonomian AS.
Saking kesalnya, Trump bahkan bertanya kepada para penasihatnya tentang langkah-langkah "legal" untuk memecat Powell dari jabatannya. Namun Powell memilih untuk bungkam mengenai komentar Trump. Bahkan, dia mengaku tak berniat mundur meski dipaksa oleh Presiden Trump.
3. Ketua The Fed yang Tidak Punya Gelar S3 Ekonomi dalam 40 Tahun Terakhir
Siapa bilang hanya orang dengan pendidikan ekonomi yang bisa menduduki posisi ketua atau gubernur bank sentral?
Mari kita lihat latar belakang pendidikan Jerome Powell. Ia belajar ilmu politik di Universitas Princeton dan kemudian menerima pelatihan lebih lanjut dengan fokus hukum di Universitas Georgetown.
Jerome Powell memasuki dunia bisnis dan keuangan setelah bekerja di perusahaan perbankan investasi Dillon, Reed & Company. Dia kemudian bekerja di Departemen Keuangan AS, Carlyle Group, dan saat ini bekerja di Dewan Federal Reserve AS. (SNP)