AALI
8900
ABBA
230
ABDA
7075
ABMM
845
ACES
1415
ACST
252
ACST-R
0
ADES
1915
ADHI
1005
ADMF
8250
ADMG
163
ADRO
1315
AGAR
422
AGII
1125
AGRO
1135
AGRO-R
0
AGRS
470
AHAP
68
AIMS
380
AIMS-W
0
AISA
238
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
595
AKRA
3200
AKSI
535
ALDO
930
ALKA
244
ALMI
250
ALTO
382
Market Watch
Last updated : 2021/06/11 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
482.65
-0.44%
-2.14
IHSG
6095.50
-0.2%
-12.04
LQ45
901.64
-0.42%
-3.77
HSI
28842.13
0.36%
+103.25
N225
28948.73
-0.03%
-9.83
NYSE
0.00
-100%
-16620.00
Kurs
HKD/IDR 1,826
USD/IDR 14,188
Emas
866,552 / gram

Satgas Covid-19 Siapkan Mikro Lockdown Pasca Lebaran

ECONOMICS
Binti Mufarida/Sindonews
Rabu, 12 Mei 2021 09:28 WIB
Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 menyiapkan skema “mikro lockdown” pasca Lebaran Idul Fitri 2021.
Satgas Covid-19 Siapkan Mikro Lockdown Pasca Lebaran (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Satuan Tugas Penanganan (Satgas) Covid-19 menyiapkan skema “mikro lockdown” pasca Lebaran Idul Fitri 2021.

Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Doni Monardo mengatakan upaya mikro lockdown khususnya di tingkat RT harus disiapkan semua daerah untuk bersiap menghadapi peningkatan kasus Covid-19.  

Doni mengatakan inisiatif lockdown mikro tingkat ini juga telah dilakukan di salah satu kelurahan di Desa Payo Selincah, Jambi. Hal ini dilakukan di sana ketika masyarakat satu RT terpapar Covid-19 lebih dari 50%.  

“Nah saya kemarin, beberapa hari yang lalu hari Jumat yang lalu Minggu lalu ya, Saya berkunjung ke Jambi, ada satu desa kelurahan Payo Selincah. Nah di situ ada satu RT yang masyarakatnya terpapar Covid lebih dari 50%,” ungkap Doni secara virtual, Selasa (12/5/2021). 

Bahkan, inisiatif wilayah tersebut lah yang diharapkan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi). “Nah ini bagus tindakan dari Walikota, tindakan dari lurahnya, dan juga ketua RT, melakukan mikro lockdown. Melakukan lockdown kecil. Dan inilah yang diharapkan bahwa Presiden. “Kalau seandainya daerah ada kasus yang meningkat, lakukan inisiatif mikro lockdown. Jadi cukup lockdown itu di tingkat RT, jangan yang di lockdown itu di tingkat kabupaten, nggak mungkin, terlalu terlalu repot banyak sekali aturan yang harus dilakukan,” ungkap Doni.  

Dia mengatakan hal ini lah yang harus dilakukan sebagai wujud nyata gotong-royong, saling bahu-membahu, dan juga meringankan beban masyarakat. “Nah, dengan adanya ini maka pemerintah daerah bisa memenuhi kebutuhan warga dan juga terlihat adanya gotong royong " beber dia. 

Doni mengatakan harus ada seorang figur yang bisa menggerakkan masyarakat. “Dan ada seorang figur disana namanya Bapak Ali yang menjadi motor penggerak, menggerakkan masyarakat dan semua warga patuh. Patuh menaati apa yang disampaikan oleh Pak kali ini. Nah, kita butuh banyak lagi Ali, Ali seperti yang terjadi di Kelurahan Payo Selincah kota Jambi di seluruh Indonesia.”  

Ketika ada kasus yang meningkat lakukan mikro lockdown, dan RT-RT yang lain segera bahu-membahu memberikan dukungan. Baik itu dengan logistik, dukungan moril apa saja, untuk bisa meningkatkan kemampuan pengendalian dan pada akhirnya warga bisa sembuh.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD