sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Satgas PKH Panggil 32 Korporasi Batu Bara-Nikel, Ada NICE hingga Entitas Usaha UNTR

Economics editor Rahmat Fiansyah
15/01/2026 20:45 WIB
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memanggil 32 korporasi yang bergerak di bidang pertambangan batu bara hingga nikel.
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memanggil 32 korporasi yang bergerak di bidang pertambangan batu bara hingga nikel. (Foto: Ist)
Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memanggil 32 korporasi yang bergerak di bidang pertambangan batu bara hingga nikel. (Foto: Ist)

IDXChannel - Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (PKH) memanggil 32 korporasi yang bergerak di bidang pertambangan batu bara hingga nikel. Perusahaan tersebut bakal dikenakan sanksi denda karena melanggar aturan.

Juru Bicara Satgas PKH, Barita Simanjuntak menjelaskan, dari 32 korporasi yang diundang, sebanyak 22 perwakilan hadir. Sementara itu, tujuh korporasi yang hadir telah menyanggupi untuk membayar denda administratif.

"15 korporasi masih mengajukan keberatan, 2 korporasi tidak hadir, 8 korporasi menunggu jadwal," katanya dalam akun Instagram @satgaspkhofficial, Kamis (15/1/2026).

Barita tak merinci 32 korporasi yang diundang Satgas PKH. Namun, dia membuka sebagian data di mana dua perusahaan yang tidak hadir yakni PT Sarana Mineralindo Perkasa dengan nilai denda Rp67 miliar dan PT Daya Sumber Mining Indonesia dengan denda Rp3,7 triliun.

Sementara itu, kata Barita, dua korporasi yang sudah membayar kewajibannya yakni PT Tonia Mitra Sejahtera sebesar Rp500 miliar dari total kewajiban denda Rp2,09 triliun dan PT Mahakam Sumber Jaya (anak usaha PT Harum Energy Tbk atau HRUM) senilai Rp13,29 miliar.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement