AALI
9925
ABBA
294
ABDA
6725
ABMM
1400
ACES
1355
ACST
198
ACST-R
0
ADES
3690
ADHI
850
ADMF
7600
ADMG
194
ADRO
2280
AGAR
358
AGII
1460
AGRO
1470
AGRO-R
0
AGRS
150
AHAP
70
AIMS
416
AIMS-W
0
AISA
177
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1130
AKRA
810
AKSI
740
ALDO
1380
ALKA
358
ALMI
308
ALTO
226
Market Watch
Last updated : 2022/01/17 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.81
-0.38%
-1.93
IHSG
6662.74
-0.46%
-30.66
LQ45
949.18
-0.4%
-3.77
HSI
24196.26
-0.77%
-187.06
N225
28318.54
0.69%
+194.26
NYSE
17219.06
-0.23%
-39.94
Kurs
HKD/IDR 1,836
USD/IDR 14,305
Emas
836,242 / gram

Satgas Sebut Varian MU Belum Ditemukan di Indonesia, Ini Penjelasannya

ECONOMICS
Dita Angga Rusiana
Rabu, 08 September 2021 06:52 WIB
Data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021 menyebutkan bahwa varian ini tidak ditemukan di Indonesia.
Satgas Sebut Varian MU Belum Ditemukan di Indonesia, Ini Penjelasannya (FOTO:MNC Media)
Satgas Sebut Varian MU Belum Ditemukan di Indonesia, Ini Penjelasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyebut, berdasarkan data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021, varian MU atau B 1621 belum ditemukan di wilayah Indonesia.  

“Data whole genome sequencing per tanggal 6 September 2021 menyebutkan bahwa varian ini tidak ditemukan di Indonesia,” katanya dalam konferensi persnya, Selasa (7/9/2021). 

Dia mengatakan bahwa dalam hal ini pemerintah senantiasa berupaya mencegah masuknya varian baru dari luar Indonesia. Salah satunya melalui pengetatan kebijakan karantina internasional, entry dan exit testing serta persyaratan vaksin. 

“Pemerintah juga berusaha mencegah munculnya varian baru di dalam negeri melalui strategi vaksinasi serta berbagai kebijakan menyeluruh yang mampu menekan angka kasus. Tentunya hal ini hanya dapat berhasil jika dibarengi dengan peran aktif masyarakat yang tetap mempertahankan disiplin 3M dan divaksinasi,” paparya. 

Wiku menyebut varian ini pertama kali ditemukan di Kolombia pada bulan Januari 2021. Variant ini kemudian ditetapkan sebagai variant yg diamati atau variant of interest (VOI) oleh  WHO atau Organisasi Kesehatan Dunia pada tanggal 30 Agustus 2021. 

“Variant yang masuk pada kategori VOI merupakan varian yang mengalami perubahan pada susunan genetiknya. Perubahan ini diprediksi dapat mempengaruhi karakteristik virus. Dengan demikian indikasi karakteristik MU seperti lebih ganas dibanding Delta atau dapat menghindari kekebalan tubuh masih merupakan perkiraan dan  masih terus diteliti lebih dalam,” pungkasnya. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD