AALI
12325
ABBA
196
ABDA
0
ABMM
3060
ACES
995
ACST
161
ACST-R
0
ADES
4830
ADHI
655
ADMF
8075
ADMG
180
ADRO
3150
AGAR
330
AGII
2010
AGRO
935
AGRO-R
0
AGRS
126
AHAP
62
AIMS
232
AIMS-W
0
AISA
157
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
925
AKRA
1005
AKSI
224
ALDO
900
ALKA
302
ALMI
280
ALTO
208
Market Watch
Last updated : 2022/05/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.20
-1.33%
-7.19
IHSG
6840.78
-1.12%
-77.37
LQ45
1002.57
-1.24%
-12.61
HSI
20470.06
-1.19%
-247.18
N225
27001.52
0.98%
+262.49
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,169 / gram

Selama Pandemi Covid-19, Tren Bisnis Kopi Naik hingga 20 Persen

ECONOMICS
Azfar Muhammad
Senin, 17 Januari 2022 15:15 WIB
Alasan lini bisnis kopi di indonesia terus berkembang diikuti sejumlah tren pelanggan hingga maraknya permintaan minuman dan makanan di masa pandemi Covid-19.
Selama Pandemi Covid-19, Tren Bisnis Kopi Naik hingga 20 Persen (FOTO:MNC Media)
Selama Pandemi Covid-19, Tren Bisnis Kopi Naik hingga 20 Persen (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Kopi Kenangan sebagai perusahaan New Retail Food and Beverage atau F&B Unicorn pertama di Asia Tenggara menilai peluang bisnis pangsa pasar penikmat kopi di Indonesia cukup besar. 

Bahkan, mengalami kenaikan hingga 20 Persen di tengah Pandemi. Chief of Business Development Officer James Prananto mengatakan, alasan lini bisnis kopi di indonesia terus berkembang diikuti sejumlah tren pelanggan hingga maraknya permintaan minuman dan makanan di masa pandemi Covid-19

“Untuk lini bisnis kopi sangat memiliki peluang pangsa pasar yang cukup besar. Menurut data terbaru, pertumbuhan volume rata-rata kategori ini sebelum pandemi adalah sebesar 20%,” kata Chief of Business Development Officer James Prananto dalam peluncuran produk kopi terbarunya, Senin (17/1/2022).  

Ia mengatakan, meski  sempat turun di 2020 karena pandemi tetapi pertumbuhannya segera rebound kembali dan tumbuh 20% di 2021. 

“Jadi peminat atau pertumbuhan bisnis kopi ini sempat turun di 2020 karena pandemi tetapi pertumbuhannya segera rebound kembali dan tumbuh 20% di 2021,” urainya. 

Kopi Kenangan juga berhasil mencatatkan pertumbuhan pendapatan yang baik selama 12 bulan terakhir, dengan angka penjualan lebih dari dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. 

Sebagai catatan, Kopi Kenangan didirikan oleh Edward Tirtanata, James Prananto, dan Cynthia Chaerunnisa pada tahun  2017. Melalui model bisnis New Retail yang memadukan kanal daring dan luring. 

Kopi Kenangan berhasil menarik hati banyak pelanggan dan hanya dalam waktu empat tahun, Kopi Kenangan telah bertumbuh menjadi Kenangan Brands dan mempekerjakan lebih dari 3.000 staf di lebih dari 600 gerai di 45 kota di Indonesia.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD