sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Sensus Ekonomi Berlaku hingga 15 September, Pramono Minta Warga Tak Menutup Diri

Economics editor Riyan Rizki Roshali
31/08/2026 18:59 WIB
Pramono turut mengajak masyarakat Jakarta untuk membantu petugas BPS dalam menjalankan tugas pendataan.
Sensus Ekonomi Berlaku hingga 15 September, Pramono Minta Warga Tak Menutup Diri. Foto: iNews Media Group.
Sensus Ekonomi Berlaku hingga 15 September, Pramono Minta Warga Tak Menutup Diri. Foto: iNews Media Group.

Pramono memastikan, data yang dikumpulkan dalam Sensus Ekonomi tidak berkaitan dengan urusan perpajakan. Pendataan tersebut dilakukan untuk mendapatkan gambaran kondisi ekonomi di Jakarta.

"Ini tidak ada hubungan sama sekali dengan, misalnya, perpajakan ataupun dengan hal-hal lain. Ini betul-betul adalah Sensus Ekonomi untuk mengetahui potret tentang kondisi dan keadaan di Jakarta," ujar dia.

Pada kesempatan yang sama, Sekretaris Utama (Sestama) Badan Pusat Statistik (BPS) Zulkipli menyampaikan pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Jakarta masih terus dilakukan hingga 15 September mendatang. 

BPS akan kembali mendatangi perusahaan atau pelaku usaha yang sebelumnya belum berhasil ditemui.

"Jadi sebenarnya kami sudah melakukan dari prelist yang ada itu sebesar 111 persen untuk kondisi DKI. Namun demikian, dari 111 persen itu masih ada beberapa yang tidak kami temukan," ujar dia.

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement