AALI
9350
ABBA
278
ABDA
0
ABMM
2500
ACES
720
ACST
169
ACST-R
0
ADES
6175
ADHI
745
ADMF
8125
ADMG
173
ADRO
3140
AGAR
314
AGII
2340
AGRO
845
AGRO-R
0
AGRS
116
AHAP
83
AIMS
246
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1180
AKSI
270
ALDO
775
ALKA
292
ALMI
0
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/10 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
536.47
-0.12%
-0.62
IHSG
7086.24
-0.23%
-16.64
LQ45
1007.80
-0.09%
-0.91
HSI
19610.84
-1.96%
-392.60
N225
27819.33
-0.65%
-180.63
NYSE
0.00
-100%
-15305.80
Kurs
HKD/IDR 195
USD/IDR 14,872
Emas
856,617 / gram

Siap-siap! Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia

ECONOMICS
Iqbal Dwi Purnama
Jum'at, 24 Juni 2022 21:03 WIB
Pemerintah tengah mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN), khususnya di kawasan di Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur.
Siap-siap! Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia. (Foto: MNC Media)
Siap-siap! Indonesia Bakal Punya Jembatan Gantung Kaca Pertama di Indonesia. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah tengah mengembangkan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KPSN), khususnya di kawasan di Bromo-Tengger-Semeru, Jawa Timur. Salah satu proyek yang tengah digarap Kementerian Pekejaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) adalah terminal wisata seruni point.

Pada pengembangan sektor pariwisata tersebut nantinya Indonesia bakal memiliki jembatan kaca pertama yang membentang sepanjang 120 negeri dengan lebar 1,8 meter. Adapun jembatan kaca tersebut bakal dibangun di atas ketinggian 80 meter dari dasar jurang.

Struktur jembatan gantung berupa kaca pengaman berlapis dengan ketebalan 25,55 mm, dilengkapi double protection steel berupa baja galvanis agar tidak karat. 

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan pembangunan infrastruktur pada setiap KSPN dilakukan mulai dari penataan kawasan, jalan, penyediaan air baku dan air bersih, pengelolaan sampah, sanitasi, dan perbaikan hunian penduduk melalui sebuah rencana induk pembangunan infrastruktur.

Menurut Menteri Basuki untuk kawasan pariwisata, pertama yang harus diperbaiki adalah infrastrukturnya, kemudian amenities dan event, baru selanjutnya adalah promosi besar-besaran. 

"Kalau hal itu tidak siap, wisatawan datang sekali dan tidak akan kembali lagi. Itu yang harus kita jaga betul. Prinsipnya adalah merubah wajah kawasan dengan cepat, terpadu, dan memberikan dampak bagi ekonomi lokal dan nasional,” ujar Menteri Basuki pada keterangan tertulisnya, Jumat (24/5/2022).

Pembangunan Terminal Wisata Seruni Point dikerjakan Balai Prasarana Permukiman Wilayah Jawa Timur, Ditjen Cipta Karya Kementerian PUPR melalui rencana penataan kawasan Seruni Point. Pembangunannya dilakukan di kawasan seluas 1,75 hektar dengan anggaran Rp31,17 miliar.

Adapun penataan Seruni Point meliputi pembangunan area parkir, bangunan multifungsi untuk restoran, commercial-rest area, souvenir shop, toilet, musala, jalur pengunjung, bangunan tiket, serta amphitheater yang mendukung kegiatan seni dan budaya lokal. 

Penataan ruang publik Seruni Point memperhatikan karakteristik dan kearifan lokal budaya Suku Tengger, salah satunya dengan menerapkan konsep Tiga Bentar pada area kedatangan. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD