Menurut Seskab Teddy, sidang tersebut merupakan agenda rutin DEN yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo selaku Ketua DEN. Dalam sidang, pemerintah membahas sejumlah langkah konkret untuk mempercepat terwujudnya kemandirian energi nasional.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Ketua Harian DEN Bahlil Lahadalia, Seskab Teddy menyampaikan bahwa salah satu langkah yang dibahas adalah mempercepat pengembangan berbagai sumber energi dalam negeri. Potensi tersebut mencakup kelapa sawit, jagung, singkong, tebu, batu bara, panas bumi, hingga energi surya.
Pemerintah juga mendorong pengembangan B50 dan E50 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap impor bahan bakar minyak (BBM). Di saat bersamaan, pengembangan energi terbarukan terus diperkuat, termasuk melalui percepatan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) hingga 100 gigawatt peak (GWp) dalam tiga tahun.
Langkah lainnya diarahkan pada peningkatan produksi minyak nasional. Pemerintah akan mengoptimalkan ladang dan sumur minyak yang telah ada serta mempercepat kegiatan eksplorasi untuk meningkatkan kemampuan produksi energi dari dalam negeri.
Selain itu, Sidang DEN turut membahas tindak lanjut rencana pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN). Rencana tersebut akan dilaksanakan sesuai kajian dan tahapan yang telah disiapkan pemerintah sebagai bagian dari penguatan bauran energi nasional.