AALI
8750
ABBA
226
ABDA
6025
ABMM
4470
ACES
650
ACST
193
ACST-R
0
ADES
7150
ADHI
760
ADMF
8500
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
296
AGII
2400
AGRO
620
AGRO-R
0
AGRS
100
AHAP
104
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
143
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1700
AKRA
1375
AKSI
328
ALDO
680
ALKA
286
ALMI
396
ALTO
178
Market Watch
Last updated : 2022/09/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
537.62
-0.34%
-1.81
IHSG
7112.45
-0.21%
-15.05
LQ45
1015.98
-0.41%
-4.21
HSI
17860.31
0.03%
+5.17
N225
26571.87
0.53%
+140.32
NYSE
0.00
-100%
-13797.00
Kurs
HKD/IDR 1,925
USD/IDR 15,125
Emas
794,741 / gram

Sinopharm Bikin Dua Vaksin Khusus Omicron

ECONOMICS
Kevi Laras
Minggu, 17 April 2022 11:14 WIB
Kedua vaksin tersebut dinyatakan telah lulus uji klinis. Rencananya vaksin tersebut digunakan sebagai booster di Hong Kong.
Sinopharm Bikin Dua Vaksin Khusus Omicron (FOTO: MNC Media)
Sinopharm Bikin Dua Vaksin Khusus Omicron (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Produsen vaksin covid asal China, Sinopharm membuat dua vaksin khusus varian Omicron. Kedua vaksin tersebut dinyatakan telah lulus uji klinis. Rencananya vaksin tersebut digunakan sebagai booster di Hong Kong.

Melihat inovasi vaksin Covid-19 tersebut, para ilmuwan di seluruh dunia berlomba untuk mempelajari suntikan terhadap Omicron. Sebab data menunjukkan, bahwa antibodi yang ditimbulkan oleh vaksin berdasarkan strain lebih tua, menunjukkan aktivitas lebih lemah untuk menetralkan varian yang sangat menular (seperti Omicron).

Kedua kandidat vaksin Covid-19 Omicron dari Sinopharm,mengandung virus Omicron yang tidak aktif atau "dimatikan" dan serupa dengan dua vaksin Sinopharm yang digunakan di China. 

"akan diuji pada orang dewasa yang telah menerima dua atau tiga dosis vaksin," kata CNBG dalam sebuah pernyataan dilansir Channel News Asia, Minggu (17/4/2022)

Sebuah penelitian di Cina menunjukkan bahwa dosis keempat BBIBP-CorV, vaksin Sinopharm yang sudah ada, tidak secara signifikan meningkatkan antibodi terhadap Omicron. Hal itu diberikan enam bulan, setelah dosis booster ketiga menjadi rejimen dua dosis biasa.

Sehubungan dengan dosis keempat, sejauh ini masih dipertimbangkan. Memang diketahui mampu meningkatkan antibodi ke  tingkat puncak setelah dosis ketiga, para peneliti mengatakan vaksin baru menawarkan alternatif yang lebih baik sebagai penguat di masa depan. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD