sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Stok BBM di Tangki Capai 23 Hari, Masyarakat Tak Perlu Panic Buying

Economics editor Binti Mufarida
12/03/2026 18:02 WIB
Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong secara tiba-tiba alias panic buying BBM.
Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong secara tiba-tiba alias panic buying BBM. (Foto: iNews Media/Binti Mufarida)
Pemerintah meminta masyarakat untuk tidak melakukan aksi borong secara tiba-tiba alias panic buying BBM. (Foto: iNews Media/Binti Mufarida)

Terkait kemungkinan tambahan anggaran subsidi energi, Bahlil menyebut pemerintah hingga saat ini belum menghitung secara pasti besaran kenaikannya. Menurutnya, perhitungan tersebut masih menunggu perkembangan harga minyak dunia.

"Sampai dengan sekarang, kita belum menghitung secara pasti tentang anggaran subsidi, kenaikan subsidi," ujar Bahlil.

Bahlil menjelaskan bahwa rata-rata harga minyak sejak Januari hingga saat ini masih berada di bawah USD70 per barel. Namun, kata Bahlil, dalam beberapa hari terakhir sempat mengalami kenaikan hingga kisaran USD80-USD90, bahkan sempat menyentuh USD112.

"Sebab, sampai dengan kemarin saya hitung, angka rata-rata dari Januari sampai dengan sekarang, itu belum melampaui USD70 per barel. Karena kemarin kan di bawah USD70. Nah, kemudian naik beberapa hari ini menjadi USD80-USD90, ada yang USD112 per barel. Sekarang sudah turun lagi kan di bawah USD100. Nanti kita lihat lah, kita exercise perkembangannya," tutur Bahlil.

(Rahmat Fiansyah)

Halaman : 1 2 Lihat Semua
Advertisement
Advertisement