Adapun Wamenkeu Luky Alfirman difokuskan pada tata kelola belanja negara, sistem perbendaharaan, serta alokasi Transfer ke Daerah (TKD).
“Fokus kerjanya adalah nih Pak Wamen Juda akan lebih banyak fokus pada sektor keuangan, isu internasional dan pembiayaan. Pak Wamen Nurkholis akan fokus pada penerimaan negara, pendapatan negara, penerimaan negara, kepabeanan, cukai, pajak, penerimaan negara bukan pajak, dan kita semua tahu bahwa betapa pentingnya aspek penerimaan negara ini untuk APBN. Dan Wamen Luky Alfirman akan fokus pada belanja, perbendaharaan, transfer ke daerah,” tuturnya.
Meski telah memiliki area fokus masing-masing, Suahasil menekankan bahwa seluruh jajaran pimpinan akan tetap berkolaborasi secara silang (cross-function) untuk mengawal isu-isu yang saling berkaitan.
Di samping itu, lini manajemen internal seperti organisasi, SDM, hingga anggaran operasional Kemenkeu akan ditangani secara kolektif oleh Menkeu beserta ketiga Wamenkeu.
“Dan juga nanti kami semua berempat akan fokus pada, cover hubungan management, organisasi, SDM, anggaran kementerian keuangan sendiri dan juga berbagai macam hal lainnya,” kata Suahasil.