Sebelumnya, Sudaryono membenarkan dirinya ditunjuk Presiden Prabowo Subianto untuk memimpin BGN menggantikan Nanik S. Deyang yang mengundurkan diri. Informasi mengenai penunjukan tersebut diterimanya melalui sambungan telepon dari Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya yang dekat dengan Kepala Negara.
"Saya tadi ditelepon oleh Pak Teddy, untuk nanti sore ada pelantikan ya, jadi betul (informasi penunjukan kepala BGN)," kata Sudaryono.
Keputusan Nanik S. Deyang mundur dari Kepala BGN cukup mengejutkan mengingat dirinya baru menjabat selama 45 hari. Dia saat itu menggantikan posisi Dadang Hindayana yang tersangkut kasus korupsi di BGN.
BGN selaku leading sector program unggulan Makan Bergizi Gratis merupakan institusi yang memiliki anggaran terbesar dalam pemerintahan Prabowo-Gibran. Pada tahun 2026, pagu anggaran BGN mencapai Rp268 triliun sebelum direvisi menjadi Rp229 triliun.
Pada 2027, BGN mengusulkan alokasi anggaran Rp270 triliun namun besarannya kemungkinan besar akan berkurang jauh seiring instruksi Prabowo melakukan validasi ulang terhadap data penerima manfaat MBG.
(Rahmat Fiansyah)