IDXChannel - Surplus perdagangan luar negeri Rusia pada 2025 turun 8,17 persen dibandingkan tahun sebelumnya menjadi USD139,3 miliar atau sekitar Rp2.300 triliun.
Menurut data dari Layanan Bea Cukai Federal, total perdagangan luar negeri Rusia menurun 2,79 persen menjadi USD697,3 miliar.
Dilansir dari Sabtu (14/2/2026), ekspor dan impor sama-sama menurun dibandingkan tahun sebelumnya.
Ekspor ke negara-negara Eropa turun 16,5 persen menjadi USD57,4 miliar, sementara ekspor ke negara-negara Asia turun tipis satu persen menjadi USD326 miliar.
Laporan tersebut juga mencatat bahwa ekspor ke negara-negara Amerika Utara dan Selatan meningkat 1,4 persen menjadi USD12,1 miliar.
Produk mineral menyumbang pangsa terbesar dari ekspor Rusia selama periode pelaporan, dengan total USD225,3 miliar. Angkanya turun 14,8 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Mesin, peralatan, dan kendaraan transportasi tetap menjadi kategori impor terbesar, meskipun nilainya menurun sebesar 7,7 persen menjadi USD135,6 miliar. (Wahyu Dwi Anggoro)