sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Bahlil Ultimatum 301 Blok Migas Mangkrak: Kalau Tidak Jalan, Kita Cabut Izinnya

Economics editor Iqbal Dwi Purnama
14/02/2026 14:00 WIB
Pemerintah akan mencabut izin pengelolaan ratusan wilayah kerja minyak dan gas (WK migas) yang tidak menunjukkan progres pengembangan.
Bahlil Ultimatum 301 Blok Migas Mangkrak: Kalau Tidak Jalan, Kita Cabut Izinnya. (Foto Istimewa)
Bahlil Ultimatum 301 Blok Migas Mangkrak: Kalau Tidak Jalan, Kita Cabut Izinnya. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan, pemerintah akan mencabut izin pengelolaan ratusan wilayah kerja minyak dan gas (WK migas) yang tidak menunjukkan progres pengembangan. Langkah tegas ini menjadi bagian dari strategi mempercepat ketahanan dan kedaulatan energi nasional sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Bahlil menyebut terdapat 301 WK migas yang sudah mendapatkan persetujuan rencana pengembangan (Plan of Development/POD), namun tak kunjung beroperasi. Pemerintah, kata dia, telah memberikan ultimatum kepada kontraktor kontrak kerja sama (KKKS) agar segera merealisasikan investasi dan produksi.

"Ada 301 wilayah kerja yang sudah selesai eksplorasi dan belum jalan-jalan, sekarang kita kasih ultimatum. Kalau tidak (jalan) kita cabut (izinnya)," ujarnya dalam acara Indonesia Economic Outlook 2026, di Wisma Danantara, Jakarta, Jumat (13/2/2026).

Menurut Bahlil, kebijakan ini diperlukan karena produksi minyak nasional terus mengalami penurunan sejak puncaknya pada 1996–1997 yang mencapai sekitar 1,5–1,6 juta barel per hari. Penurunan tersebut dipicu berbagai faktor, terutama kondisi sumur yang menua.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement