Seiring semakin besarnya kontribusi pembangkit tenaga surya dan angin dalam bauran energi, menurut Ylinen, dibutuhkan keseimbangan pasokan yang semakin variatif, sehingga mampu merespons dengan cepat terhadap perubahan kondisi operasi, mendukung stabilitas jaringan, dan menjamin keandalan pasokan listrik seiring berkembangnya pola permintaan energi.
"Ketahanan energi pada akhirnya berarti memiliki sistem tenaga listrik yang mampu beradaptasi. Indonesia memiliki peluang besar dalam memperluas pemanfaatan energi terbarukan sambil tetap mendukung pertumbuhan ekonomi dan digital," ujar Ylinen.
Dengan arsitektur sistem tenaga yang tepat, Ylinen yakin bahwa Indonesia dapat memperkuat ketahanan energi, mengintegrasikan lebih banyak energi bersih secara signifikan, serta menyediakan fondasi yang andal untuk memenuhi kebutuhan energi masa depan.
Seiring dengan meningkatnya pembangkit listrik tenaga surya, kapasitas penyeimbang yang fleksibel diyakini bakal memainkan peran penting dalam menjaga keandalan sistem ketika output tenaga surya berfluktuasi atau berhenti setelah matahari terbenam.
Dalam hal ini, pembangkit listrik berbasis mesin dengan kemampuan start-up cepat menyediakan fleksibilitas operasional yang dibutuhkan untuk mengintegrasikan lebih banyak energi terbarukan sekaligus menjaga pasokan listrik tetap andal.