sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

Tambahan Subsidi Energi Berpotensi Dorong Defisit APBN Dekati Ambang Batas 3 Persen

Economics editor Tim IDXChannel
14/04/2026 14:50 WIB
Kenaikan harga minyak global dinilai akan berdampak langsung terhadap kebutuhan subsidi pemerintah apabila harga BBM dalam negeri tetap ditahan.
Tambahan Subsidi Energi Berpotensi Dorong Defisit APBN Dekati Ambang Batas 3 Persen. (Foto Istimewa)
Tambahan Subsidi Energi Berpotensi Dorong Defisit APBN Dekati Ambang Batas 3 Persen. (Foto Istimewa)

IDXChannel - Kenaikan harga minyak global dinilai akan berdampak langsung terhadap kebutuhan subsidi pemerintah apabila harga bahan bakar minyak (BBM) dalam negeri tetap ditahan.

“Dari simulasi kami, jika harga minyak mencapai sekitar USD84 per barel dengan nilai tukar rupiah di kisaran Rp16.800 hingga Rp17.000 per USD, maka tambahan subsidi energi yang dibutuhkan bisa mencapai lebih dari Rp100 triliun,” ujar Direktur Center of Reform on Economics (CORE) Indonesia Mohammad Faisal dalam pernyataannya, Selasa (14/4/2026).

Dia menjelaskan, tekanan tersebut muncul karena pemerintah berupaya menjaga harga energi domestik agar tidak langsung mengikuti kenaikan harga global. Tujuannya untuk menahan laju inflasi dan menjaga daya beli masyarakat.

Namun, kondisi tersebut berimplikasi pada meningkatnya beban fiskal, terutama jika pemerintah tetap mempertahankan kebijakan subsidi tanpa penyesuaian.

Halaman : 1 2
Advertisement
Advertisement