AALI
8450
ABBA
550
ABDA
0
ABMM
1215
ACES
1315
ACST
252
ACST-R
0
ADES
2730
ADHI
915
ADMF
7675
ADMG
216
ADRO
1390
AGAR
368
AGII
1380
AGRO
2330
AGRO-R
0
AGRS
246
AHAP
70
AIMS
342
AIMS-W
0
AISA
206
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
0
AKRA
4050
AKSI
420
ALDO
730
ALKA
272
ALMI
238
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2021/09/23 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
460.51
0.38%
+1.73
IHSG
6134.17
0.42%
+25.91
LQ45
865.57
0.39%
+3.39
HSI
24491.01
1.11%
+269.47
N225
29639.40
-0.67%
-200.31
NYSE
16352.18
1.04%
+167.68
Kurs
HKD/IDR 1,828
USD/IDR 14,245
Emas
806,781 / gram

Tamu Sepi, Hotel di Malang Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Senin, 26 Juli 2021 16:06 WIB
Sepinya tamu hotel di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, membuat pengelola menyulapnya menjadi area isolasi bagi pasien Covid-19. 
Tamu Sepi, Hotel di Malang Disulap Jadi Tempat Isolasi Pasien Covid (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Sepinya tamu hotel di Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, membuat pengelola menyulapnya menjadi area isolasi bagi pasien Covid-19. 

Nantinya hotel bernama el Hotel Grande akan menggandeng salah satu rumah sakit swasta yakni RS Persada, untuk menangani para pasien Covid-19 dengan gejala ringan hingga sedang.

Ada sebanyak 103 kamar yang telah sepenuhnya dialihfungsikan menjadi lokasi isolasi mandiri para pasien Covid-19 Malang raya, sejak 19 Juli 2021 lalu.

Pemilik el Hotel Group Enggartiasto Lukita mengungkapkan, meski hotelnya dialihfungsikan menjadi lokasi isolasi mandiri pasien Covid-19, ia memastikan hal itu aman dan telah melalui standar pengawasan secara medis oleh pihak yang berkompeten.

“Dengan layanan isoman di hotel, kapasitas rumah sakit dapat diarahkan untuk   amerawat pasien gejala berat dan memerlukan perawatan intensif. Inilah panggilan kemanusiaan dan bentuk kontribusi yang bisa kami berikan dalam ikut mengatasi pandemi,” ucap Enggartiasto Lukita, melalui keterangan tertulisnya, pada Senin pagi (26/7/2021) di Malang. 

Mantan menteri perdagangan RI ini menambahkan, bahwa pola layanan ini bisa menjadi pilihan bagi pelaku usaha perhotelan, di mana pelaku usaha bekerja sama dengan rumah sakit untuk menyusun standar, dan memberikan pelatihan bagi staf hotel dalam memberikan pelayanan kepada pasien COVID–19 bergejala ringan.

“Perubahan sementara pelayanan hotel untuk menyediakan layanan isolasi mandiri ini bisa menjadi kontribusi sektor perhotelan dalam berpartisipasi menangani pandemi COVID–19. Tapi perlu standar dan protokol kesehatan yang ketat. Makanya kami bekerja sama dengan rumah sakit,” paparnya.

Dengan perpaduan layanan rumah sakit dan medis yang terstandar, pasien yang menjalani isolasi mandiri di hotel dan keluarganya yang berada di rumah akan merasa tenang. Layanan yang disediakan mencakup akomodasi, makanan, penyediaan obat atau suplemen sesuai petunjuk dokter, pemeriksaan dokter dan tenaga kesehatan, 
serta tes PCR.

“Kami ingin pasien dan keluarganya tenang dalam menjalankan isolasi mandiri. Ketenangan itu pula yang kami harapkan mempercepat pemulihan. Tidak ada pilihan  lain selain semua pihak mencurahkan tenaga dan pikiran untuk ikut mengatasi krisis ini,” pungkasnya.

Sebagai informasi hingga Senin sore 26 Juli 2021 terdapat total 21.017 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Malang raya, yang meliputi Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu.

Rinciannya ada 6.527 pasien aktif atau menjalani perawatan, 13.184 pasien dikonfirmasi sembuh, dan 1.289 pasien positif meninggal dunia. Dari ketiga daerah Malang raya terdapat penambahan sebanyak 2.480 pasien dalam lima hari terakhir sejak 22 - 26 Juli 2021. (RAMA)

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD