AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Ternyata Konsumsi Obat Herbal Ampuh Proteksi Diri dari Covid-19, Ini Penjelasannya

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Senin, 29 November 2021 09:36 WIB
Pemerintah mulai melonggarkan PPKM di sejumlah daerah di Indonesia.
Ternyata Konsumsi Obat Herbal Ampuh Proteksi Diri dari Covid-19, Ini Penjelasannya (FOTO:MNC Media)
Ternyata Konsumsi Obat Herbal Ampuh Proteksi Diri dari Covid-19, Ini Penjelasannya (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Pemerintah mulai melonggarkan PPKM di sejumlah daerah di Indonesia. Meski demikian, masyarakat tetap perlu waspada karena maraknya prediksi gelombang ketiga Covid-19

Perlu diketahui beberapa negara mengalami gelombang ketiga meskipun angka vaksinasi tinggi. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) juga telah memperingatkan kemungkinan terjadinya gelombang ketiga pada akhir tahun karena masyarakat yang sudah mulai melakukan mobilisasi. 

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), Dr. (Cand.) dr. Inggrid Tania, M.Si.(Herbal) mengatakan mengonsumsi herbal yang mengandung imunomodulator dapat dijadikan salah satu pilihan praktis untuk menjaga kesehatan di masa pandemi. 

"Imunomodulator adalah zat yang dapat memodifikasi respon imun dan mengaktifkan mekanisme pertahanan alamiah maupun adaptif sehingga dapat mengembalikan ketidakseimbangan sistem imun yang terganggu," kata dr. Inggrid, dalam siaran pers yang diterima MNC Media, Senin (29/11/2021). 

Lebih lanjut, dr Inggrid menjelaskan bahwa Imunomodulator terbagi menjadi dua, yaitu Imunostimulan dan Imunosupresif. Imunostimulan adalah senyawa yang dapat meningkatkan kerja komponen-komponen sistem imun yang berfungsi untuk meningkatkan respon imun terhadap penyakit atau infeksi.  

Sedangkan imunosupresif adalah senyawa yang digunakan untuk menekan respon imun. Indonesia kaya akan herbal alami yang mengandung imunomodulator seperti meniran, kunyit dan daun kelor.  

Komponen catechin, quercetin dan phyllantin dalam meniran dapat menghambat proses peradangan yang berlebihan dan berfungsi sebagai imunomodulator pada Covid-19. Sehingga meniran efektif membantu memelihara daya tahan tubuh dan meningkatkan sistem imun.  

"Daun kelor kaya akan nutrisi dan memiliki tiga senyawa flavonoid (isorhamnetin, kaempferol, apigenin) yang dapat menghambat protein M-pro virus SARS-CoV-2. Selain untuk memproteksi diri dari Covid-19, herbal bisa juga dikonsumsi dalam masa penyembuhan," tambahnya. 

Meniran juga memiliki khasiat sebagai minuman obat untuk meningkatkan sistem imun, dengan senyawa quercetin dan quercitrin yang memiliki kemampuan untuk berikatan dengan Mpro dari SARS-CoV-2.  

Sehingga meniran berpotensi dijadikan inhibitor terhadap Mpro dari SARS-CoV-2 dan dapat dikembangkan menjadi obat untuk melawan virus Corona. Sedangkan pada kunyit terdapat senyawa kurkumin yang memiliki aktivitas antivirus sehingga dapat melawan berbagai macam virus.  

"Selain itu senyawa kurkumin dapat berikatan langsung dengan S protein dari virus SARS-CoV-2 dan ACE2 reseptor yang akan menghambat pelekatan virus pada sel inang manusia," tuntasnya.

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD