AALI
9575
ABBA
302
ABDA
6175
ABMM
1370
ACES
1250
ACST
186
ACST-R
0
ADES
3300
ADHI
805
ADMF
7575
ADMG
179
ADRO
2210
AGAR
362
AGII
1410
AGRO
1270
AGRO-R
0
AGRS
149
AHAP
66
AIMS
358
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1045
AKRA
775
AKSI
735
ALDO
1320
ALKA
296
ALMI
296
ALTO
258
Market Watch
Last updated : 2022/01/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.60
-1.04%
-5.27
IHSG
6568.17
-1.31%
-86.99
LQ45
939.34
-1.07%
-10.15
HSI
24243.61
-1.67%
-412.85
N225
27131.34
-1.66%
-457.03
NYSE
0.00
-100%
-16397.34
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
848,798 / gram

Tiga Warga Positif Omicron di Malang, Puluhan Rumah Lakukan Tracing Massal

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Sabtu, 15 Januari 2022 19:14 WIB
Pengetesan dan pelacakan pun dilakukan oleh Satgas Covid-19 bersama tim kesehatan.
Tiga Warga Positif Omicron di Malang, Puluhan Rumah Lakukan Tracing Massal (FOTO:MNC Media)
Tiga Warga Positif Omicron di Malang, Puluhan Rumah Lakukan Tracing Massal (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang langsung bergerak cepat usai adanya penemuan pasien varian Omicron

Diketahui pasien yang terpapar Covid-19 berinisial L (29) ibu muda, dengan ibunya dan seorang anaknya berusia 16 bulan yang ada di Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.  

Pengetesan dan pelacakan pun dilakukan oleh Satgas Covid-19 bersama tim kesehatan. Tercatat ada puluhan warga di Jalan Segaran IV RT 2 RW 10, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang.  

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengatakan, pengetesan dilakukan kepada puluhan warga di lingkungannya. Dimana warga yang berada jauh dari rumah pasien tersebut dites menggunakan swab antigen.  

"Tadi malam tracing 20 rumah. Saya nggak tahu menunggu dari pihak kesehatan dan hasil tes tadi malam. Swab PCR dan antigen, yang dekat rumah PCR, yang agak jauh pakai antigen," ucap Herman ditemui wartawan di lokasi, pada Sabtu (15/1/2022).  

Herman menambahkan, dari hasil tracing dan testing pengetesan lanjutan diketahui ada dua warganya yang dikonfirmasi positif terpapar varian Omicron. Kini ketiga warga tersebut telah menjalani isolasi di Rusunawa Kepanjen, sedangkan dua orang dalam satu rumah yang dinyatakan negatif Covid-19 menjalani karantina mandiri.  

"Jadi di rumah ada lima orang yang dua isolasi mandiri di rumah negatif, yang positif dirujuk ke Rusunawa itu," ucapnya.  

Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kabupaten Malang dr. Arbani Mukti Wibowo mengatakan, pasien tersebut saat ini telah dievakuasi dan diisolasi di isolasi terpusat (Isoter).  

"Pasien sudah menjalani isolasi di Safehouse Rusunawa Kepanjen," ungkap Arbani, saat dikonfirmasi wartawan pada Sabtu sore (15/1/2022).  

Arbani menambahkan, sebelumnya pasien sempat mengalami gejala batuk milik dan menjalani pengawasan dari tim kesehatan dari puskesmas setempat. Pada hasil pemeriksaannya, menemukan adanya indikasi terpapar Omicron. Sampel Whole Genome Sequencing (WGS) kemudian dikirimkan pada 10 Januari 2022. 

"Pada saat itu pasien masih menjalani isolasi di rumah dengan pengawasan puskesmas. Sampel WGS dikirim pada 10 Januari 2022, karena ada mengarah propable Omicron," beber Arbani. 

Empat hari kemudian, tepatnya pada Jumat 14 Januari 2022 sang pasien dirujuk ke Safe House Rusunawa Kepanjen, akibat hasil sampel menunjukkan positif Omicron.  

"Hasil swab PCR positif dengan CT rendah yang telah dikirim ke Unair Surabaya hasilnya positif Covid-19 dengan varian baru Omicron," kata dia.  

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto telah menginstruksikannya dengan melakukan tracing dan penjagaan di lingkungan sekitar tempat tinggal sang pasien. Penutupan akses keluar masuk pun sejak tanggal 14 - 21 Januari 2022 mendatang.  

"Tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya. Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas ada petugas Satgas yang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas disana, disana lockdown," ucap Didik.  

Tampak di lokasi jalan depan kompleks permukiman pasien Omicron, petugas keamanan dari kepolisian Polsek Singosari berjaga bersama dari Satgas Covid-19 Desa Banjararum. Setiap warga yang tidak berkepentingan tak diperbolehkan masuk, hanya warga lingkungan sekitar yang dibolehkan keluar masuk lingkungan di Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD