AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Tiga Warga Teinfeksi Omicron, Satu RT di Malang Lockdown

ECONOMICS
Avirisda M/Kontributor
Sabtu, 15 Januari 2022 17:52 WIB
Ketua RT 2 RW 10 Herman mengakui ada tiga warganya positif terpapar Covid-19 Omicron.
Tiga Warga Teinfeksi Omicron, Satu RT di Malang Lockdown (FOTO:MNC Media)
Tiga Warga Teinfeksi Omicron, Satu RT di Malang Lockdown (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Warga Kabupaten Malang dikonfirmasi positif terpapar varian Omicron. Ketiga pasien ini berasal Jalan Segaran IV RT 10 RW 2 Segaran, Karanglo, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang. 

Dari informasi yang dihimpun, pasien tersebut telah dijemput dan dibawa ke tempat isolasi terpusat (isoter) di Kepanjen, pada Sabtu pagi (15/1/2022) pukul 10.15 WIB.

Sementara lingkungan sekitar lokasi ditutup dari keluar masuk akses warga dari luar lingkungan. Warga dari luar lingkungan yang tidak berkepentingan tidak diperkenankan untuk memasuki Jalan Segaran IV RT 2 RW 10 Desa Segaran.  

Tampak petugas dari Satgas Covid-19 Kecamatan Singosari berjaga di tenda yang terpasang di ujung jalan masuk kompleks permukiman. 

Ketua RT 2 RW 10 Herman mengakui ada tiga warganya positif terpapar Covid-19 Omicron. Tetapi dirinya tak mengetahui pasti sebab ia hanya diberikan informasi dari pihak perangkat Desa Banjararum. 

"Itu kalau detailnya saya tidak tahu pasti, dapat info dari perangkat desa, warga saya ada yang positif saya sendiri tidak tahu. Sebelum ditutup pihak kesehatan datang ke sini, dijemput dibawa ke rusunawa Kepanjen. Satu keluarga ibu dan anak sama cucunya satu," kata Herman ditemui wartawan di Jalan Segaran, Banjararum, Singosari, Kabupaten Malang, Sabtu sore. 

Menurutnya, tiga warganya terpapar Covid-19 Omicron terdiri dari seorang balita berusia 16 bulan dan dua orang perempuan yang tak lain adalah ibu dan nenek dari sang balita tersebut.   

"Tiga orang dewasa dua orang, anak-anak satu, yang perempuan dua, satu laki-laki itu anak kecil. Jadi itu masih satu keluarga, ibu, anaknya, dan cucunya," ujarnya. 

Ia menambahkan, bila ketiganya telah dievakuasi ke isolasi terpusat (isoter) Rusunawa di Kepanjen. Tetapi saat ditanya dari mana riwayat perjalanan yang bersangkutan, Herman mengaku tak mengetahui pasti, mengingat informasi yang didapatnya sang suami terlebih dahulu positif Covid-19 Omicron di Surabaya. 

"Suaminya itu di Surabaya positif, cuma ceritanya nggak tahu. Akhirnya ada petugas datang ke sini ya akhirnya sini positif sini di lockdown," ungkap dia. 

Kini akibat tiga warganya yang terpapar Covid-19 Omicron lingkungan sekitar RT 2 RW 10 Desa Segaran yang jadi tempat tinggal sang pasien ditutup sementara alias lockdown. Akses masuk orang di luar lingkungan itu tidak diperkenankan. 

"Bilangnya cuma pembatasan kegiatan saja, kalau lockdown sekarang terlalu ekstrim. Cuma pembatasan yang boleh keluar masuk cuma warga sini warga yang dari luar kalau tidak ada kepentingan, tidak boleh masuk," tukasnya. 

Sementara itu Wakil Bupati (Wabup) Malang Didik Gatot Subroto mengungkapkan, telah memerintahkan untuk melakukan penjagaan mobilitas warga di sekitar tempat tinggal pasien. Selain itu tracing dan testing juga terus dilakukan kepada mereka yang terindikasi kontak erat dengan tiga pasien Covid-19 Omicron. 

"Ada 3 yang positif di banjarun ketiga-tiganya sudah isolasi kita tracing, tracing sudah kita lakukan dalam rangka menjaga keseluruhannya. Di lingkungan sana hari ini sementara berikan tugas, ada petugas satgas yang memang untuk mengamankan bagaimana lalu lintas pertemuan disana, disana lockdown," beber Didik dikonfirmasi terpisah saat ditemui di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). 

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD