AALI
9725
ABBA
190
ABDA
0
ABMM
2390
ACES
800
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7700
ADHI
805
ADMF
8100
ADMG
176
ADRO
2960
AGAR
324
AGII
2100
AGRO
770
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
56
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1535
AKRA
1070
AKSI
290
ALDO
860
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
214
Market Watch
Last updated : 2022/06/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.46
-0.84%
-4.57
IHSG
7016.06
-0.38%
-26.88
LQ45
1010.74
-0.81%
-8.25
HSI
22266.17
2.52%
+547.11
N225
26871.27
1.43%
+379.30
NYSE
14811.55
2.84%
+409.43
Kurs
HKD/IDR 1,884
USD/IDR 14,800
Emas
873,287 / gram

Tunjukkan KTP, Masyarakat Bisa Beli Minyak Goreng Curah Rp14.000 per Liter

ECONOMICS
Heri Purnomo
Minggu, 22 Mei 2022 17:50 WIB
Melalui program minyak goreng rakyat, masyarakat bisa membeli minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liternya.
Tunjukkan KTP, Masyarakat Bisa Beli Minyak Goreng Curah Rp14.000 per Liter
Tunjukkan KTP, Masyarakat Bisa Beli Minyak Goreng Curah Rp14.000 per Liter

IDXChannel - Dalam upaya membatu masyarakat medapatkan minyak goreng sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET), Pemerintah melalui Kementrian Perdagangan dan Kementerian Badan Usaha Milik Negara bekerja sama dengan pelaku usaha mengeluarkan program Minyak Goreng Rakyat. 

Melalui program minyak goreng rakyat, masyarakat bisa membeli minyak goreng curah seharga Rp14.000 per liternya. Pada program tersebut masyarakat diharuskan menyertakan KTP sebagai syarat dalam pembelian minyak goreng rakyat.

Program minyak goreng rakyat tersebut bisa ditemukan di retail tradisional atau warung yang sudah bermitra dengan Warung Pangan (WP) aplikasi yang dikembangkan PT Perusahaan Perdagangan Indonesia. 

Supardi Nasution, Pemilik Toko Rafi yang beralamatkan di Jalan Kalisari 2, Pasar Rebo, Jakarta Timur yang sudah bermitra dengan  WP mengatakan  bahwa masyarakat yang ingin membeli minyak goreng curah dengan harga Rp14.000 rupiah harus menyertakan KTP. 

"Bawa KTP dan kantong (wadah), soalnya pemerintah juga menganjur untuk membawa kantong sendiri," ujarnya ketika diwawancarai MNC, Minggu (21/5/2022).

Supardi menjelaskan jika ada pembeli yang tidak membawa KTP untuk membeli minyak goreng curah seharga Rp14.000,  dirinya akan menyuruh pembeli tersebut untuk kembali lagi ke warungnya dengan membawa KTP. 

"Saya suruh balik ambil KTP dulu, soalnya kan emang harus make KTP," katanya. 

Dirinya tidak merasa tidak keberatan jika harus menjual minyak goreng curah dengan sistem menunjukkan KTP, ia menilai bahwa dengan menunjukkan KTP masyarakat dapat kebagian semua untuk mendapatkan minyak goreng seharga Rp14.000.

"Enggak keberatan, malah bagus kalo make KTP, jadi kebagian semua," katanya. 

Supardi menjelaskan bahwa pembelian dengan satu KTP hanya dapat membeli minyak goreng sebanyak 2 liter saja. Dia menjual minyak goreng curah ukuran 2 liter yang sudah dikemas dalam plastik. 

Disisi lain, pembeli bernama dewi mengatakan tidak ada masalah dengan pembelian minyak goreng curah dengan menunjukkan KTP sebagai syarat pembelian. 

"Nggak masalah, kan cuma nunjukin KTP doang bisa dapat harga minyak goreng Rp14.000 per liter," katanya. 

(NDA) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD