AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Turun 3.875, Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 71.591

ECONOMICS
Muhammad Refi Sandi/MPI
Senin, 21 Februari 2022 06:37 WIB
Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan.
Turun 3.875, Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 71.591
Turun 3.875, Dinkes DKI Sebut Kasus Aktif di Jakarta Mencapai 71.591

IDXChannel - Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi COVID-19, yang dalam beberapa waktu terakhir terjadi peningkatan jumlah kasus cukup signifikan. Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data Minggu (20/2/2022) Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 3.875 kasus.

"Sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 71.591 (orang yang masih dirawat/isolasi)," ucap Dwi dalam keterangannya dikutip, Senin (21/2/2022).

"Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. Upaya 3T terus digalakan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas," imbuhnya..

Dwi memaparkan berdasarkan data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 61.848 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 50.715 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 8.136 positif dan 42.579 negatif.

Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 41.847 orang dites, dengan hasil 4.005 positif dan 37.842 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.

"Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.043.718 dengan tingkat kesembuhan 92,4%, dan total 14.358 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,3%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,8%," terangnya.

Kemudian, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. "Target ini telah Jakarta lampaui selama beberapa waktu. Dalam seminggu terakhir ada 367.252 orang dites PCR. Sementara itu, total tes PCR DKI Jakarta kini telah mencapai 883.799 per sejuta penduduk," tambahnya.

Lebih lanjut, angka positivity rate di Ibu Kota dalam sepekan terakhir diatas standar WHO atau organisasi kesehatan dunia. "Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,1%, sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 12%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%," tutupnya.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD