“Ekspansi UOI menunjukkan bahwa KEK Sei Mangkei telah berkembang melampaui sekadar lokasi investasi menjadi sebuah ekosistem industri yang memberikan kontribusi terhadap perekonomian daerah maupun nasional. Di dalam kawasan ini, UOI memainkan peran penting sebagai salah satu investor utama,” ujar Rizal dalam keterangan resmi, Kamis (27/8/2026).
Rizal menambahkan pemerintah menyambut baik kelanjutan ekspansi bisnis UOI sebagai bagian dari peta jalan penguatan ekosistem industri hilir nasional. Pemerintah berkomitmen memelihara iklim investasi yang kondusif serta menjamin KEK memberikan kepastian berusaha dan kemudahan bagi para pelaku industri untuk berekspansi.
Dukungan serupa diutarakan Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot. Menurutnya, akselerasi hilirisasi industri wajib ditopang oleh kesiapan infrastruktur dan pasokan energi yang memadai guna mendongkrak daya saing kawasan di pasar internasional.
Salah satu langkah konkret diwujudkan lewat pembangunan jaringan pipa gas tambahan ruas Dumai–Sei Mangkei dengan alokasi investasi sekitar Rp3,5 triliun.
“Dengan adanya ketersediaan gas dan listrik yang cukup, ketersediaan bahan baku, serta posisi yang strategis, kita dapat meningkatkan daya saing di pasar global,” ujar Yuliot.