“Sebagai perusahaan yang telah hadir di Indonesia selama lebih dari 90 tahun, Unilever sepenuhnya mendukung visi nasional tersebut. Indonesia memiliki modal lengkap untuk menjadi pusat manufaktur global, seperti sumber daya melimpah, SDM kompetitif, ekosistem kewirausahaan yang kuat, dan infrastruktur modern,” ujar Willem.
Secara agregat hingga 2026, KEK Sei Mangkei telah menghimpun total investasi kumulatif mencapai Rp33,15 triliun, menyerap sebanyak 16.191 tenaga kerja, serta menaungi 29 entitas pelaku usaha.
(NIA DEVIYANA)