AALI
9800
ABBA
188
ABDA
0
ABMM
2360
ACES
780
ACST
170
ACST-R
0
ADES
7375
ADHI
815
ADMF
8100
ADMG
177
ADRO
2970
AGAR
318
AGII
1950
AGRO
765
AGRO-R
0
AGRS
122
AHAP
57
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1640
AKRA
1060
AKSI
294
ALDO
855
ALKA
294
ALMI
292
ALTO
228
Market Watch
Last updated : 2022/06/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
544.03
0.56%
+3.01
IHSG
7042.94
0.64%
+44.67
LQ45
1018.99
0.57%
+5.77
HSI
21719.06
2.09%
+445.19
N225
26491.97
1.23%
+320.72
NYSE
14402.12
0.34%
+49.32
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,845
Emas
873,761 / gram

Vaksinasi Booster Prioritaskan Lansia dan PBI, Menkes: Anggota DPR Harap Bayar Sendiri! 

ECONOMICS
Leonardus Kangsaputra
Senin, 08 November 2021 15:25 WIB
Soal vaksinasi booster, berikut penjelasan Menkes Budi Gunadi.
Vaksinasi Booster Prioritaskan Lansia dan PBI, Menkes: Anggota DPR Harap Bayar Sendiri! (Dok.MNC Media)
Vaksinasi Booster Prioritaskan Lansia dan PBI, Menkes: Anggota DPR Harap Bayar Sendiri! (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, menjelaskan bahwa pemerintah berencana untuk memberikan vaksinasi booster Covid-19 kepada masyarakat Indonesia pada akhir Desember 2021. Rencana vaksinasi booster Covid-19 ini baru akan diberikan apabila syarat 50 persen penduduk Indonesia mendapat vaksinasi dosis lengkap (dua dosis vaksin) sudah terpenuhi.  

Dalam rapat dengan Komisi IX DPR, Senin (8/11/2021), Menkes Budi juga menjelaskan bahwa nantinya vaksin booster Covid-19 ini akan diberikan satu kali (satu suntikan). Selain itu, vaksinasi booster Covid-19 juga akan diprioritaskan terlebih dahulu untuk para lanjut usia (Lansia) dan para Penerima Bantuan Iuran (PBI). 

“Vaksin booster ini diberikan satu kali karena sesudah dianalisis kenaikannya tinggi sekali dari titer antibodinya, sehingga tidak perlu dua kali. Rencana kedepannya yang sudah dibicarakan dengan Presiden Jokowi bahwa prioritas vaksin booster adalah lansia terlebih dahulu karena lansia berisiko tinggi, dan vaksin booster yang ditanggu oleh negara lainnya adalah yang PBI,” terang Menkes Budi. 

Dalam kesempatan tersebut, Menkes Budi juga menjelaskan bahwa tidak semua orang akan mendapatkan vaksinasi booster Covid-19 secara gratis. Pasalnya golongan tertentu yang wajib membayar secara mandiri agar dapat divaksinasi booster, salah satunya adalah anggota pemerintahan seperti anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). 

“Jadi mohon maaf anggota DPR yang penghasilannya cukup, diharapkan untuk bayar sendiri (vaksinasi booster Covid-19) dan nanti itu akan dibuka untuk pilih sendiri vaksinnya mau yang mana,” tuntasnya.

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD