IDXChannel – Harga minyak sawit mentah (CPO) menguat pada Rabu (11/3/2026), didukung pelemahaan ringgit sekaligus mengikuti penguatan minyak kedelai di pasar Chicago.
Kontrak acuan CPO untuk pengiriman Mei di Bursa Malaysia Derivatives naik 1,33 persen, menjadi 4.487 ringgit Malaysia per ton pada pukul 15.10 WIB. Sebelumnya pada sesi pagi, harga sempat turun ke level 4.395 ringgit.
“Kontrak berjangka minyak sawit diperdagangkan lebih kuat, terutama ditopang pelemahan ringgit serta efek rambatan dari penguatan kompleks minyak nabati yang lebih luas, mengikuti kenaikan soyoil Chicago selama jam perdagangan Asia,” kata seorang analis yang berbasis di Singapura, seperti dikutip Reuters.
Namun, ia menambahkan bahwa momentum kenaikan masih tertahan oleh pertimbangan pasokan global yang masih berlangsung.
Harga minyak kedelai di Chicago Board of Trade (CBOT) naik 2,04 persen. Kontrak minyak kedelai paling aktif di Dalian naik 0,02 persen setelah sebelumnya turun 0,19 persen pada perdagangan pagi.