Ekspor produk minyak sawit Malaysia pada periode 1-10 Maret melonjak 45,3 persen dibandingkan 1-10 Februari, menurut perusahaan inspeksi independen AmSpec Agri Malaysia.
Sementara itu, lembaga survei kargo Intertek Testing Services melaporkan kenaikan sebesar 37,9 persen.
Kenaikan harga minyak nabati dan tarif pengangkutan mendorong pembeli India beralih ke pengiriman cepat (prompt shipments) karena khawatir pengiriman minyak kedelai dan minyak bunga matahari yang baru dibeli dapat tertunda akibat konflik di Timur Tengah. (Aldo Fernando)