AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Varian Omicron Menyebar Luas, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik

ECONOMICS
Kevi Laras
Minggu, 19 Juni 2022 11:00 WIB
Varian baru BA.4 dan BA.5 telah masuk ke Indonesia, memicu rasa khawatir masyarakat terhadap ancaman kembali melonjaknya kasus covid-19.
Varian Omicron Menyebar Luas, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik (FOTO: MNC Media)
Varian Omicron Menyebar Luas, Kemenkes Minta Masyarakat Tidak Panik (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Varian baru BA.4 dan BA.5 telah masuk ke Indonesia, memicu rasa khawatir masyarakat terhadap ancaman kembali melonjaknya kasus covid-19.

Melihat itu, Juru Bicara Kementerian Kesehatan RI, Mohammad Syahril meminta agar tidak memikirkan kedua varian ini, karena dalam upaya pencegahan masih sama. 

Dengan menerapkan protokol kesehatan (Prokes) disebut 5 M telah ditentukan oleh Kementerian Kesehatan yaitu pakai masker, cuci tangan pakai sabun, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

"Tidak usah permasalahkan variannya, karena protokolnya sama, pencegahannya sama," ujar Syahril dalam Siaran Sehat, dikutip Minggu (19/6/2022).

Lebih lanjut, ia mengatakan hanya dengan menjaga protokol kesehatan, jika terpapar dan tidak usah panik, cukup isoman. Namun Syahril meminta agar tidak lengah dan tetap waspada terhadap varian apa pun.

"Tapi tidak boleh lengah dan harus waspada. Penting untuk tetap tenang, tidak cemas, jangan panik, karena kita punya pengalaman menghadapi varian baru Covid," kata Syahril.

Sejauh ini, dia katakan banyak yang mengalami gejala ringan bahkan tidak bergejala. Sementara angka kasus pun menurut 23 negara disampaikan Syahril, melaporkan tidak terjadi lonjakan kasus yang signifikan, seperti di awal varian Omicron (BA.2).

Dia menambahkan bila virus Covid-19 akan terus berkembang, hingga memunculkan berbagai varian kembali, setelah BA.4 dan BA.5. "Kabar baiknya adalah walaupun varian ini penularannya lebih cepat, lebih banyak tapi tingkat keparahannya itu rendah," tambah Syahril

"Gejalanya juga ringan bahkan tidak ada gejala. Nah harapannya tidak ada yang masuk rumah sakit dan tidak ada yang meninggal, ini berdasarkan beberapa negara melaporkan seperti itu," pungkasnya. (RRD)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD