AALI
10025
ABBA
406
ABDA
0
ABMM
1535
ACES
1415
ACST
272
ACST-R
0
ADES
2570
ADHI
1155
ADMF
7950
ADMG
234
ADRO
1735
AGAR
350
AGII
1470
AGRO
2020
AGRO-R
0
AGRS
210
AHAP
65
AIMS
500
AIMS-W
0
AISA
232
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
795
AKRA
4660
AKSI
458
ALDO
720
ALKA
250
ALMI
238
ALTO
300
Market Watch
Last updated : 2021/10/22 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
516.22
0.19%
+0.98
IHSG
6643.74
0.16%
+10.77
LQ45
970.79
0.27%
+2.64
HSI
26126.93
0.42%
+109.40
N225
28804.85
0.34%
+96.27
NYSE
0.00
-100%
-17099.21
Kurs
HKD/IDR 1,814
USD/IDR 14,120
Emas
814,092 / gram

Wacana Transisi Pandemi ke Endemi, Dinkes DKI: Apapun Statusnya yang Penting Semua Terlindungi

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Selasa, 21 September 2021 22:03 WIB
Terkait wacana transisi pandemi Covid-19 jadi endemi, ini penjelasan Dinkes DKI.
Wacana Transisi Pandemi ke Endemi, Dinkes DKI: Apapun Statusnya yang Penting Semua Terlindungi(Dok.MNC Media0

IDXChannel - Kepala Dinas Kesehatan DKI Widyastuti menjawab soal adanya wacana transisi pandemi Covid-19 yang akan berubah jadi endemi. Menurutnya, yang terpenting saat ini yaitu keselamatan warga Jakarta.

"Kita berharap tentunya itu bisa terjadi ya. Tetapi sekali lagi bahwa tetap apapun nanti statusnya bahwa memastikan semua warga terlindungi melalui vaksinasi dan kita meniatkan 3T dan kita semua warga bersama dengan kita tetap menjaga terlaksananya 5M," kata Widyastuti di Jakarta, Selasa (21/9/2021).

Ia pun menegaskan ada beberapa indikator yang menjadi penilaian agar pandemi berubah menjadi endemi.

"Ada banyak indikator yang harus dilakukan sebagai contoh, DKI Jakarta dengan demam berdarah, itu kan karena setiap saat ada dan sudah menjadi bisa yang dikenadlikan sehingga dki jakarya untnuk demam berdarah menjadi daerah endemis demam berdarah, dimana setiap saat kasusnya ada dan bisa dikendalikan demham baik," tuturnya.

Sekadar informasi, Guru Besar Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Hasbullah Thabrany menyatakan di manapun di dunia, pandemi akan dapat berubah menjadi endemi. Namun, World Health Organization (WHO ) yang akan mengeluarkan standarnya. “Kapan waktunya, WHO yang akan mengeluarkan standar tersebut,” katanya dalam keterangan yang dikutip, Sabtu (4/9/2021).

“Siapa pun bisa terkena penyakit endemi tersebut. Agar tidak tertular, sederhana. Pakai masker. Selain itu cuci tangan yang bersih, jaga jarak, dan selalu waspada menganggap orang di dekat kita berisiko membawa virus. Jadi disiplin diri adalah kuncinya,” tegas Hasbullah.

Diketahui sejak Maret 2020, WHO juga telah menetapkan Covid -19 sebagai pandemi akibat tingkat penyebarannya yang eksponensial secara global. Oleh karena itu, Covid -19 tidak dikategorikan sebagai epidemi karena tidak terbatas pada satu wilayah geografis semata.
 
(IND) 

Rekomendasi Berita
Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD