Di Indonesia sendiri, Wärtsilä juga telah menunjukkan komitmen dalam mengembangkan hidrogen dalam kondisi jaringan listrik nyata, di mana pada November 2025 lalu, Wärtsilä dan PLN Indonesia Power berhasil melakukan uji campuran hidrogen pada mesin Wärtsilä 50DF di pembangkit Pesanggaran Bali.
Uji coba tersebut berhasil mencapai campuran hidrogen hingga 23 persen pada beban parsial dan menunjukkan efisiensi pembakaran yang lebih baik serta emisi CO2 yang lebih rendah dibandingkan dengan pengoperasian gas alam murni.
"Perkembangan seperti uji coba hidrogen Bermeo dan uji campuran hidrogen Pesanggaran Bali menyoroti sifat teknologi mesin Wärtsilä yang siap menghadapi masa depan dan fleksibel terhadap bahan bakar. Melalui kolaborasi erat dengan pelanggan dan mitra kami di Indonesia, kami secara aktif mengeksplorasi bagaimana kemampuan ini dapat mendukung transisi Indonesia menuju energi bersih," ujar Teir.
(taufan sukma)