AALI
9425
ABBA
288
ABDA
6050
ABMM
2450
ACES
730
ACST
194
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
805
ADMF
8175
ADMG
175
ADRO
3160
AGAR
318
AGII
2200
AGRO
815
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
262
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1540
AKRA
1185
AKSI
270
ALDO
755
ALKA
300
ALMI
296
ALTO
191
Market Watch
Last updated : 2022/08/15 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
535.36
-0.62%
-3.33
IHSG
7093.28
-0.51%
-36.00
LQ45
1005.79
-0.62%
-6.25
HSI
20040.86
-0.67%
-134.76
N225
28871.78
1.14%
+324.80
NYSE
0.00
-100%
-15602.90
Kurs
HKD/IDR 185
USD/IDR 14,685
Emas
840,341 / gram

Waspada, Kasus Omicron Jakarta Tembus 2.525 Orang

ECONOMICS
Komaruddin Bagja
Sabtu, 29 Januari 2022 06:50 WIB
Update kasus Covid mencatat kasus Omicron di Jakarta mencapai 2.525 orang.
Waspada, Kasus Omicron Jakarta Tembus 2.535 Orang (Dok.MNC Media)
Waspada, Kasus Omicron Jakarta Tembus 2.535 Orang (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan Varian Omicron yang kini juga meningkat di Jakarta. 

"Dari 2.525 orang yang terinfeksi Omicron sebanyak 1.373 orang adalah pelaku perjalanan luar negeri, sedangkan 1.152 lainnya adalah transmisi lokal," kata Dwi di Jakarta, Jumat (28/1/2022).

Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini naik sejumlah 3.089 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 19.419 (orang yang masih dirawat/isolasi). 

"Perlu digarisbawahi bahwa 18.341 orang dari jumlah kasus aktif (91,2%) merupakan transmisi lokal, sedangkan sisanya adalah pelaku perjalanan luar negeri. Sementara itu, kasus positif baru berdasarkan hasil tes PCR hari ini bertambah 4.558 orang sehingga total 895.706 kasus, yang mana 4.134 di antaranya (90,7%) juga merupakan transmisi lokal," terangnya. 

Sementara itu, upaya 3T terus digalakkan, selain vaksinasi COVID-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas. Data Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta mencatat, dilakukan tes PCR sebanyak 33.463 spesimen. 

"Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 31.120 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 4.558 positif dan 26.562 negatif," ungkapnya.

 Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 70.392 orang dites, dengan hasil 3.445 positif dan 66.947 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR. 

Lebih lanjut, Dwi juga menyampaikan, target tes WHO adalah 1.000 orang dites PCR per sejuta penduduk per minggu (bukan spesimen), artinya target WHO untuk Jakarta adalah minimum 10.645 orang dites per minggu. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD