sosmed sosmed sosmed sosmed
get app
Advertisement

World Bank Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Melambat, Ini Respons Purbaya

Economics editor Rohman Wibowo
09/04/2026 15:04 WIB
Purbaya mewanti-wanti pihak World Bank atas rilis pertumbuhan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik yang diproyeksikan melambat hingga 4,2 persen pada sisa 2026
World Bank Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Melambat, Ini Respons Purbaya (FOTO:iNews Media Group)
World Bank Prediksi Pertumbuhan Ekonomi di Asia Timur dan Pasifik Melambat, Ini Respons Purbaya (FOTO:iNews Media Group)

Atas asumsi pertumbuhan ekonomi nasional, Purbaya mengatakan rilis Bank Dunia berdampak sentimen negatif terhadap perekonomian. Inflasi harga minyak dunia yang menjadi salah satu parameter proyeksi Bank Dunia disebut bersifat temporer.

"Kalau sebulan harga minyak turun, World Bank pasti akan merubah prediksinya. Dia sudah melakukan dosa besar. Dia menimbulkan sentimen negatif ke kita. Nanti saya tunggu permintaan maaf dari mereka ketika harga minyak sudah baik lagi ke level yang normal," ujar dia.

Untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi yang digadang-gadang pemerintah, Purbaya bakal memaksimalkan kebijakan ekonomi, terlebih yang bersifat makro, termasuk mengoptimalkan belanja negara.

"Yang penting untuk kami adalah memastikan program-program berjalan dengan baik, sistem keuangan siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan iklim investasi yang baik. Saya pikir dengan usaha seperti itu nanti juga pertumbuhan ekonomi akan berbalik lagi," kata Purbaya.

Adapun pertumbuhan di wilayah Asia Timur dan Pasifik (EAP) diprediksi melambat pada tahun ini karena guncangan eksternal merujuk rilis laporan Bank Dunia pada 8 April 2026. 

Halaman : 1 2 3
Advertisement
Advertisement