"Karyawan perlu memahami proses produksi secara menyeluruh, termasuk standar operasional, sistem teknologi, serta budaya kerja dan disiplin perusahaan. Dengan begitu, saat fasilitas di Batang mulai beroperasi, mereka telah siap bekerja sesuai standar global," ujar Agnes.
Kompetensi yang dipelajari meliputi operator dan operator mesin produksi, quality assurance (QA), teknisi mesin, sterilisasi, waste water management, production material control (PMC), hingga sistem dan teknologi produksi.
Pelatihan ini tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga penguatan kemampuan manajerial sesuai jabatan masing-masing karyawan.
Agnes juga menyatakan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi jangka panjang perusahaan, di mana Manajemen Allmed China menargetkan dalam lima tahun ke depan operasional PT Ace Medical Products Indonesia dapat sepenuhnya dikelola oleh tenaga kerja Indonesia.
"Setelah kembali ke Batang, para peserta akan ditempatkan sesuai posisi masing-masing dan berperan dalam transfer pengetahuan kepada karyawan baru melalui mekanisme kontrol dan evaluasi berkelanjutan," ujar Agnes.
(taufan sukma)