AALI
8650
ABBA
232
ABDA
6025
ABMM
4340
ACES
640
ACST
188
ACST-R
0
ADES
7200
ADHI
745
ADMF
8375
ADMG
167
ADRO
3910
AGAR
292
AGII
2470
AGRO
630
AGRO-R
0
AGRS
97
AHAP
99
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
146
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1635
AKRA
1345
AKSI
330
ALDO
690
ALKA
288
ALMI
398
ALTO
173
Market Watch
Last updated : 2022/09/28 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
542.30
0.87%
+4.69
IHSG
7143.99
0.44%
+31.54
LQ45
1024.56
0.84%
+8.58
HSI
17353.50
-2.84%
-506.81
N225
26173.98
-1.5%
-397.89
NYSE
13541.76
-0.29%
-38.64
Kurs
HKD/IDR 1,938
USD/IDR 15,230
Emas
794,809 / gram

Andalkan Panel Surya, Wanita Jepang Ini Tak Pernah Langganan Listrik Selama 10 Tahun

ECOTAINMENT
Kunthi Fahmar Sandy
Jum'at, 23 September 2022 08:01 WIB
Fujii telah memulai gaya hidup ini sejak bencana gempa bumi melanda Jepang Timur pada tahun 2011 silam.
Andalkan Panel Surya, Wanita Jepang Ini Tak Pernah Langganan Listrik Selama 10 Tahun (FOTO:MNC Media)
Andalkan Panel Surya, Wanita Jepang Ini Tak Pernah Langganan Listrik Selama 10 Tahun (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Wanita asal Jepang bernama Chikako Fujii telah hidup selama 10 tahun terakhir tanpa berlangganan listrik. Ia tidak membayar listrik sepeser pun dan memilih memanfaatkan tenaga matahari. 

Melansir Okezone.com, Kamis (22/9/2022) Chikako Fujii yang berusia 62 tahun ini mengandalkan empat panel surya yang menghasilkan sekitar 1.000 watt di hari yang cerah. 

Empat panel itu sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan listriknya yang terbatas dan menerangi rumahnya pada malam hari. 

Diketahui, Fujii yang bekerja sebagai seniman pewarna tekstil itu juga tidak menggunakan beberapa alat elektronik seperti TV, pengeras suara, mesin cucui, AC, dan penyedot debu. 

Untuk memasak nasi, Fujii biasa menggunakan pemasak nasi tenaga surya. Ketika hari sedang cerah, ia menaruh makanan yang ingin dimasak dalam panci hitam tertutup selama beberapa jam. Fujii juga menggunakan lilin untuk memanaskan makanan. 

Pada hari cerah, sepotong ikan dapat dimasak sekitar satu jam dan sepotong dada ayam akan perlu waktu sekitar satu setengah jam,” ujarnya sebagaimana dikutip dari Okezone, Kamis (22/9/2022). 

Fujii telah memulai gaya hidup ini sejak bencana gempa bumi melanda Jepang Timur pada tahun 2011 silam. Setelah bencana itu, beberapa kali terjadi pemadaman listrik bergilir, sehingga Fujii berinisiatif untuk memasang listrik sendiri menggunakan panel surya. 

Saat hujan, Fujii menggunakan sepeda pembangkit listrik yang ia kayuh selama 10 menit dan mampu menghasilkan daya sekitar 10 watt. Daya tersebut cukup untuk menyalakan bohlam selama tiga jam. 

Mengingat usianya yang telah renta, Fujii mempertimbangkan untuk mengakhiri gaya hidup seperti ini. Meski begitu ia bertekad untuk tetap memasak menggunakan panel surya walau ia terhubung kembali dengan jaringan listrik komersial.

 "Makanan yang dimasak dengan tenaga surya lezat dan memasaknya tidak menggunakan gas atau listrik. Ini bermanfaat kalau terjadi bencana alam. Saya ingin terus memasak dengan tenaga surya dan mengembangkan keterampilan saya,” ujarnya.

(Penulis Ribka C magang idxchannel)

(SAN)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD