AALI
9875
ABBA
324
ABDA
6600
ABMM
1435
ACES
1270
ACST
192
ACST-R
0
ADES
3410
ADHI
835
ADMF
7625
ADMG
182
ADRO
2270
AGAR
348
AGII
1400
AGRO
1250
AGRO-R
0
AGRS
157
AHAP
69
AIMS
362
AIMS-W
0
AISA
174
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1115
AKRA
795
AKSI
705
ALDO
1300
ALKA
304
ALMI
288
ALTO
242
Market Watch
Last updated : 2022/01/24 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
507.87
-1.14%
-5.85
IHSG
6655.17
-1.06%
-71.21
LQ45
949.49
-1.07%
-10.27
HSI
24656.46
-1.24%
-309.09
N225
27588.37
0.24%
+66.11
NYSE
16397.34
-1.6%
-266.43
Kurs
HKD/IDR 1,840
USD/IDR 14,343
Emas
847,156 / gram

Disebut Kurang Biaya untuk Berangkatkan Pemain ke Luar Negeri, PBSI Buka Suara

ECOTAINMENT
Fitradian Dhimas
Selasa, 11 Januari 2022 19:09 WIB
PBSI menyebut kondisi keuangan PBSI saat ini dalam keadaan bagus. Hal itu pun menepis anggapa PBSI sedang kekurangan dana.
Disebut Kurang Biaya untuk Berangkatkan Pemain ke Luar Negeri, PBSI Buka Suara (FOTO:MNC Media)
Disebut Kurang Biaya untuk Berangkatkan Pemain ke Luar Negeri, PBSI Buka Suara (FOTO:MNC Media)

IDXChannel - Ketua Umum PP PBSI Agung Firman Sampurna, menyebut kondisi keuangan PBSI saat ini dalam keadaan bagus. Hal itu pun menepis anggapa PBSI sedang kekurangan dana. 

Seperti diketahui sebelumnya, skuad PBSI telah memutuskan untuk mundur dari tiga turnamen di India. Ketiga kejuaraan tersebut yaitu India Open 2022 pada 11-16 Januari, Syed Modi India International (18-23 Januari), dan Odisha Open 2022 (25-30 Januari). 

Keputusan ini diambil PBSI dengan berbagai pertimbangan. Namun, tak sedikit yang menduga jika saat ini PBSI tengah kekurangan anggaran, sehingga tak bisa memberangkatkan pemain

Namun, Agung dengan tegas membantah anggapan tersebut. Dia mengaku jika kondisi keuangan organisasi pimpinannya tersebut masih terjaga, berkat sejumlah sponsor besar. 

“Keuangan kita saat ini sangat baik, bukan hanya baik. Kontrak kami dengan dua sponsor utama adalah empat tahun,” kata Agung pada rilis PBSI, Selasa (11/1/2022). 

Selain itu, Agung juga menilai tidak mungkin pihaknya kekurangan uang. Apalagi mereka sanggup menggelar Indonesia Badminton Festival (IBF) pada November-Desember lalu 

“Bagaimana ceritanya kita tidak punya dana hanya untuk mengirim pemain ke luar negeri. Untuk menggelar kejuaraan seperti IBF di Bali lalu yang dananya puluhan kali lebih besar saja mampu. Masak cuma mengirim pemain tidak mampu,” ujarnya. 

Sebelumnya, pihak PBSI telah memastikan jika pemain tidak berangkat, karena performa diprediksi tidak akan maksimal. Mengingat, para atlet juga menjalani jadwal yang cukup padat.  

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD