AALI
9700
ABBA
286
ABDA
7375
ABMM
1380
ACES
1340
ACST
190
ACST-R
0
ADES
3400
ADHI
825
ADMF
7550
ADMG
194
ADRO
2230
AGAR
344
AGII
1435
AGRO
1345
AGRO-R
0
AGRS
167
AHAP
69
AIMS
372
AIMS-W
0
AISA
179
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1140
AKRA
785
AKSI
845
ALDO
1485
ALKA
346
ALMI
278
ALTO
270
Market Watch
Last updated : 2022/01/19 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
502.22
-0.66%
-3.34
IHSG
6591.98
-0.33%
-22.08
LQ45
938.61
-0.66%
-6.20
HSI
24127.85
0.06%
+15.07
N225
27467.23
-2.8%
-790.02
NYSE
0.00
-100%
-17219.06
Kurs
HKD/IDR 1,842
USD/IDR 14,369
Emas
837,003 / gram

RI Juara Piala Thomas, BNI Serahkan Dana Pembinaan ke PBSI Rp5 Miliar

ECONOMICS
Rista Rama Dhany
Minggu, 21 November 2021 20:17 WIB
Kemenangan tim bulutangkis Indonesia dalam perebutan Piala Thomas 2020 di Denmark menjadi kebanggan yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia.
RI Juara Piala Thomas, BNI Serahkan Dana Pembinaan ke PBSI Rp5 Miliar (FOTO: MNC Media)
RI Juara Piala Thomas, BNI Serahkan Dana Pembinaan ke PBSI Rp5 Miliar (FOTO: MNC Media)

IDXChannel - Kemenangan tim bulutangkis Indonesia dalam perebutan Piala Thomas 2020 di Denmark menjadi kebanggan yang dirasakan oleh seluruh rakyat Indonesia. Trofi kejuaraan bulutangkis beregu putra dunia ini akhirnya kembali ke Indonesia setelah selama 19 tahun dinanti-nantikan.

Atlet kebanggaan Indonesia Anthony Sinisuka Ginting, ganda putra Fajar Alfian dan Muhammad Rian Ardianto, dan Jonatan Christie, serta para pemain yang lain, berhasil memboyong trofi kebanggaan ini ke Tanah Air. Mereka  mengalahkan tim tangguh China 3-0 di partai final. 

PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). sebagai sponsor resmi Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) pun kembali melanjutkan apresiasinya dengan penyerahan dana pembinaan senilai Rp5 Miliar.

Apresiasi tersebut dirangkai dalam BNI Appreciation Night Thomas Cup 2020 di Bali, Minggu (21/11/2021). Acara ini dihadiri langsung Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) Agung Firman Sampurna, Ketua Harian PP PBSI Alex Tirta, serta Direktur Utama BNI Royke Tumilaar.

Royke Tumilaar menyampaikan keluarga besar BNI HI-Movers ikut merasakan suka cita dan kegembiraan yang dirasakan oleh tim bulutangkis Indonesia. 

Terlebih, kemenangan terakhir dalam perebutan Piala Thomas 2020 merupakan sebuah penantian amat panjang yang telah lama tak tercatat dalam buku sejarah prestasi olahraga nasional. 

"Tentunya raihan ini merupakan hasil dari perjuangan yang tak kenal menyerah dari para putra terbaik bangsa yang berhasil membuktikan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang tangguh, dan memiliki mental juara," katanya. 

Royke melanjutkan BNI berkomitmen terus mendukung pengembangan dan pembinaan cabang bulutangkis  yang dilakukan PBSI untuk terus mengukir pencapaian-pencapaian bersejarah selanjutnya. BNI dalam kesempatan ini mengalokasikan dana pembinaan Rp 5 Miliar kepada PBSI. 

"Kami pun berterima kasih karena BNI diberi kesempatan untuk dapat berkontribusi dalam pengembangan olahraga bulutangkis di Indonesia," sebutnya.

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum PBSI (Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia) Agung Firman Sampurna  mengapresiasi langkah dan komitmen BNI yang proaktif mengalokasikan dana pengembangan bagi Bulutangkis Indonesia.

"Tidak ada satu sektor pun yang bisa besar tanpa pendanaan. Nah keraguan ini yang dijawab oleh BNI. Kami berterima kasih kepada sponsor utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. atas dukungannya kepada PBSI," katanya.

Firman menyampaikan dukungan BNI sebagai Bank Internasional ini telah membantu PBSI untuk mengukir setidaknya 14 prestasi dan gelar juara dunia dengan Piala Thomas sebagai puncaknya.

"19 tahun kita telah merindukan piala ini, dan tahun ini kita dapat mewujudkan dengan perjuangan semua pihak. PBSI juara, Indonesia Jaya," ungkapnya.

Kapten tim Thomas Cup Indonesia Hendra Setiawan mengatakan dirinya bersama tim yang lain akan terus berupaya untuk menjaga sekaligus meningkatkan kemampuan. Dengan demikian, pencapaian membanggakan ini bisa lebih lama bertahan di Tanah Air.

"Kami yakin maskot bisa bertahan lama di Indonesia," tutupnya. (RAMA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD