AALI
0
ABBA
0
ABDA
0
ABMM
0
ACES
0
ACST
0
ACST-R
0
ADES
0
ADHI
0
ADMF
0
ADMG
0
ADRO
0
AGAR
0
AGII
0
AGRO
0
AGRO-R
0
AGRS
0
AHAP
0
AIMS
0
AIMS-W
0
AISA
0
AISA-R
0
AKKU
0
AKPI
0
AKRA
0
AKSI
0
ALDO
0
ALKA
0
ALMI
0
ALTO
0
Market Watch
Last updated : 2022/05/25 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
-0.73%
-3.98
IHSG
6883.50
-0.44%
-30.64
LQ45
1009.51
-0.63%
-6.42
HSI
20116.20
-0.27%
-55.07
N225
26604.84
-0.27%
-72.96
NYSE
15080.98
0.3%
+45.11
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,038 / gram

Dukung Kesehatan Perempuan, Spanyol Jadi Negara Eropa Pertama yang Berikan Cuti Menstruasi 

ECOTAINMENT
Rizky Pradita Ananda
Jum'at, 13 Mei 2022 12:25 WIB
Spanyol akan menetapkan aturan cuti  menstruasi kepada para pegawai perempuan.
Dukung Kesehatan Perempuan, Spanyol Jadi Negara Eropa Pertama yang Berikan Cuti Menstruasi
Dukung Kesehatan Perempuan, Spanyol Jadi Negara Eropa Pertama yang Berikan Cuti Menstruasi

IDXChannel - Spanyol akan menetapkan aturan cuti  menstruasi kepada para pegawai perempuan. Tidak tanggung-tanggung pemerintah Spanyol akan menawarkan tiga hari sebagai cuti menstruasi.

Aturan cuti menstruasi selama tiga hari untuk para pegawai perempuan yang mengalami nyeri haid parah tersebut, termasuk dalam kebijakan yang akan dipilih pada rapat kabinet pekan depan, bersama dengan penerapan kebijakan untuk menyediakan pembalut di sekolah, seperti dikutip Huffington Post, Jumat (13/5/2022).

Rancangan aturan ini diketahui muncul setelah Menteri Luar Negeri untuk Kesetaraan dan Kekerasan Gender Spanyol, Angela Rodríguez mengumumkan pada Maret lalu bahwa langkah-langkah baru akan diambil untuk mendukung kesehatan menstruasi dan reproduksi, termasuk cuti medis bagi perempuan yang pulih dari aborsi, sebagaimana dilapor Newsweek.

“Jika seseorang memiliki penyakit dengan gejala seperti itu, diberikan, jadi hal yang sama harus terjadi dengan menstruasi, memungkinkan seorang wanita dengan periode yang sangat menyakitkan untuk tinggal di rumah," kata Rodriguez kepada outlet berita El Periódico.

"Jika seseorang memiliki penyakit dengan gejala seperti itu, dispensasi sementara diberikan. Jadi hal yang sama harus terjadi dengan menstruasi, saat seorang wanita sedang merasakan yang sangat menyakitkan untuk bisa tinggal di rumah," kata Angela Rodriguez.

Menteri Angela menambahkan, kebijakan pemberian cuti menstruasi ini adalah definisi gejala nyeri haid yang serius.

"Penting untuk mengklarifikasi apa itu nyeri haid yang menyakitkan. Kita tidak berbicara tentang sedikit merasa tidak nyaman, tetapo gejala serius seperti diare, sakit kepala parah, hingga demam,” lanjutnya.

Penerapan kebijakan untuk menimalisasi kesenjangan gender di negara Matador tersebut, kabarnya akan disetujui oleh pemerintah Spanyol pada hari Selasa depan.

Dengan kebijakan ini, Spanyol akan menjadi negara pertama di benua Eropa yang memiliki kebijakan pemberian cuti menstruasi kepada para pegawai perempuannya. 

Meskipun benefit seperti ini sebelumnya sudah diimplementasikan di banyak negara lainnya, seperti Indonesia, China, Korea Selatan, Taiwan hingga Zambia.

(NDA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD