AALI
9350
ABBA
284
ABDA
0
ABMM
2420
ACES
735
ACST
199
ACST-R
0
ADES
6125
ADHI
790
ADMF
8125
ADMG
176
ADRO
3140
AGAR
322
AGII
2270
AGRO
775
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
104
AIMS
254
AIMS-W
0
AISA
156
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1565
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
750
ALKA
292
ALMI
302
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/16 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
541.37
1.12%
+6.01
IHSG
7131.52
0.54%
+38.24
LQ45
1015.93
1.01%
+10.14
HSI
19765.62
-1.37%
-275.24
N225
28868.91
-0.01%
-2.87
NYSE
15794.33
-0.06%
-10.05
Kurs
HKD/IDR 190
USD/IDR 14,725
Emas
843,472 / gram

Giovanni Ferrero, Crazy Rich Italia di Balik Kesuksesan Kinder Joy, Nutella, dan Tic Tac

ECOTAINMENT
Rizki Setyo Nugroho/SEO
Kamis, 14 April 2022 14:16 WIB
Siapa sebenarnya crazy rich Italia yang merupakan sosok di balik kesuksesan Kinder Joy, Nutella, serta Tic Tac?
Giovanni Ferrero, Crazy Rich Italia di Balik Kesuksesan Kinder Joy, Nutella, dan Tic Tac (Foto: MNC Media)
Giovanni Ferrero, Crazy Rich Italia di Balik Kesuksesan Kinder Joy, Nutella, dan Tic Tac (Foto: MNC Media)

IDXChannel – Siapa sebenarnya crazy rich Italia yang merupakan sosok di balik kesuksesan Kinder Joy, Nutella, serta Tic Tac? Ya, orang tersebut bernama Giovanni Ferrero. Belum lama ini, salah satu merek dagangnya, yaitu Kinder Joy, dilaporkan atas dugaan kontaminasi bakteri salmonella, sehingga peredarannya ditarik atau diberhentikan sementara di sejumlah negara, termasuk di Indonesia.

Bagaimana kisah sang crazy rich Italia yang satu ini dalam bisnis raksasanya tersebut?

Crazy Rich Italia

  1. Siapa Itu Giovanni Ferrero?

Giovanni Ferrero dikenal sebagai pria terkaya di Italia karena merupakan pemilik dari merek-merek dagang ternama seperti Nutella, Kinder Joy, Tic Tac, dan lainnya yang merupakan bagian dari Ferrero Group. Ia lahir di Farigliano, Italia, pada 21 September 1964. 

Ia mewarisi perusahaan Ferrero Group dari sepeninggalan saudaranya, Pietro Ferrero, dan menjadi CEO pada tahun 2011 lalu. Mereka berdua sebelumnya menjalankan bisnis tersebut bersama-sama, yang merupakan warisan dari kakeknya. 

Kakeknya membangun perusahaan tersebut pada 1947 bersama sang istri. Ia dan istrinya mengubah toko roti yang mereka miliki menjadi sebuah pabrik makanan berbahan coklat. Keluarga Ferrero lalu dikenal sebagai pabrikan pertama di Italia yang berekspansi dan memiliki lokasi produksi serta kantor di luar negeri setelah perang dunia kedua. 

Pabrik Ferrero tersebut kini sudah tersebar di seluruh dunia, seperti di Belgia, Australia, Turki, India, Meksiko, dan Cina. Pada tahun 2021 lalu, Ferrero mencatatkan jumlah penjualan yang mencapai USD14 Miliar atau setara dengan Rp20 Triliun.

Halaman : 1 2
Rekomendasi Berita

Berita Terkait
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD