AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Habis-habisan Jual Barang Berharga untuk Aisha, Denada Kini Jadi Instruktur Zumba

ECOTAINMENT
Novi Fauziah
Rabu, 26 Januari 2022 22:12 WIB
Menjalani hidup sebagai single mother, Denada kini mati-matian mencari uang untuk pengobatan putrinya.
Menjalani hidup sebagai single mother, Denada kini mati-matian mencari uang untuk pengobatan putrinya. (Foto: MNC Media)
Menjalani hidup sebagai single mother, Denada kini mati-matian mencari uang untuk pengobatan putrinya. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Menjalani hidup sebagai single mother, Denada kini mati-matian mencari uang untuk pengobatan putrinya. Seperti diketahui, putrinya Aisha saat ini sedang melakukan pengobatan kanker darah atau leukimia di Singapura. 

Denada mengatakan, bahwa saat ini ia mau bekerja apapun demi memenuhi pengobatan Aisha, karena selama tiga tahun ini ia tinggal dan terpaksa bolak balik Indonesia-Singapura demi putri kesayangannya itu.

Selain itu, kata Denada, ia juga rela menjual barang-barang berharganya. Apalagi saat dirinya membutuhkan uang banyak, malah pandemi datang. Hal itu jadi tantangan lebih, di mana semua orang sedang kesulitan dengan masalah finansialnya.

"Mobil, perhiasan, barang-barang berharga aku jual. Ibu mana pun pasti sama, gak akan kedip demi anaknya," kata Denada saat ditemui di Golden's Gym The Breeze BSD City, Tangerang, Banten, Rabu (26/01/22).

Bahkan kini Denada bersyukur memiliki profesi baru selain menjadi penyanyi, yaitu instruktur zumba. Pekerjaannya ini ia tekuni selama Aisha menjalankan kemoterapi di Singapura. Sebab biaya yang tidak sedikit yang harus ia keluarkan.

Denada mengaku, mulanya selama dua tahun ke belakang ia tidak bekerja. Jobnya sepi, lagi-lagi salah satu faktornya karena pandemi. Namun karena hobinya berolahraga juga dance akhirnya Denada mendapat tawaran jadi instruktur zumba. Bahkan ia saat ini juga jadi salah satu brand ambassador tempat gym.

"Alhamdulillah saat ini aku jadi brand ambassador (di tempat gym), sekaligus jadi instruktur zumba secara offline," terangnya. (TIA)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD