"Di satu tahun terakhir, saya melaporkan antar Ekonomi Kreatif kita banyak sekali melakukan kolaborasi-kolaborasi. Pada suka K-pop enggak? Kalau di orang-orang Indonesia, talenta-talenta Indonesia sudah banyak yang orbit di Korea," tuturnya.
"Jadi kalau misalnya kita dibilang kita itu Indonesia hanya sebagai sebuah negara konsumen, itu tidaklah benar. Karena talenta dari Indonesia sudah banyak yang maju ke Korea dan orang Koreanya suka banget. Ini bukan hanya keroncong, bukan hanya dangdut," kata Irene lagi.
Dia menambahkan, kegiatan itu juga sebagai wujud ekonomi kreatif bisa menjadi diplomasi tools antardua negara.
"Ini bukanlah sebuah pembukaan tapi sebuah pre-opening untuk memperlihatkan bagaimana Ekonomi Kreatif bisa menjadi diplomacy tools antar dua negara. Dan ini hanya yang satu dari serangkaian acara yang akan ada di Harmoni Imlek Nusantara tahun ini," katanya.
(Febrina Ratna Iskana)