AALI
9975
ABBA
400
ABDA
0
ABMM
1450
ACES
1305
ACST
230
ACST-R
0
ADES
2950
ADHI
1025
ADMF
7700
ADMG
210
ADRO
1700
AGAR
340
AGII
1600
AGRO
2130
AGRO-R
0
AGRS
177
AHAP
65
AIMS
486
AIMS-W
0
AISA
208
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
860
AKRA
3970
AKSI
416
ALDO
1020
ALKA
244
ALMI
246
ALTO
280
Market Watch
Last updated : 2021/11/30 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
497.28
-2.19%
-11.12
IHSG
6533.93
-1.13%
-74.36
LQ45
930.98
-2.07%
-19.70
HSI
-74.94
-100.31%
-23927.18
N225
346.43
-98.78%
-27937.49
NYSE
59.11
-99.64%
-16565.76
Kurs
HKD/IDR 1,834
USD/IDR 14,318
Emas
825,609 / gram

Heboh Mbak-mbak SCBD Pamer Brand Mewah, Kenyataannya Bikin Miris

ECOTAINMENT
Vania Ika Aldida
Kamis, 18 November 2021 09:41 WIB
Kehidupan para karyawan yang bekerja di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta mendadak menjadi perbincangan di media sosial.
Heboh Mbak-mbak SCBD Pamer Brand Mewah, Kenyataannya Bikin Miris. (Foto: MNC Media)
Heboh Mbak-mbak SCBD Pamer Brand Mewah, Kenyataannya Bikin Miris. (Foto: MNC Media)

IDXChannel - Kehidupan para karyawan yang bekerja di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD), Jakarta mendadak menjadi perbincangan di media sosial. Hal ini tak lepas dari gaya kaum pekerja di kawasan elite tersebut yang doyan mengenakan aksesori mewah.

Sayangnya, hal tersebut dibantah oleh seorang pengguna sosial media bernama John Dee yang mengaku pernah bekerja sebagai manager di salah satu perusahaan di SCBD. Ia menyebut jika realitanya para karyawan SCBD banyak memiliki hutang konsumtif dan berusaha tampil kaya dihadapan orang lain, padahal bergaji pas-pasan.

"Mayoritas orang yang bekerja di kawasan segitiga emas Jakarta dan SCBD itu hanya digaji minimal UMR Jakarta atau sedikit di atasnya (sekitar 5 s.d 6 juta), sebagian kecil lagi berpenghasilan diatas 10 juta, hanya sedikit yang berpenghasilan di atas 30juta, dan jauh lebih sedikit yang berpenghasilan di atas 50 juta," ungkapnya.

Naasnya untuk berusaha tampil mampu di hadapan orang lain, salah seorang karyawan dikabarkan harus merelakan anggota keluarganya. Parahnya, anak yang dikorbankan oleh karyawan tersebut sampai harus divonis mengalami stunting atau urang gizi.

"Saya juga mengenal seorang staff/officer yang bekerja bertahun-tahun di SCBD yang kesulitan memenuhi kebutuhan dasar anaknya sehingga anaknya mengalami stunting/kurang gizi," jelasnya.

Ia menyebut tak sedikit karyawan yang terperangkap dengan hutang tanpa memiliki aset sama sekali. Naasnya, hal tersebut dilakukan hanya demi memuaskan nafsu sesaat di hadapan orang yang tak disukainya.

"Kebanyakan dari mereka itu terperangkap dalam utang konsumtif, tidak memiliki aset, dan berusaha tampil kaya, tapi aslinya pas-pasan. Mereka terperangkap karena keinginan dan kesalahan mereka sendiri," tuturnya.

"Salah satu hal paling bodoh yang bisa anda lakukan kepada diri sendiri ialah berhutang untuk membeli barang yang anda tidak mampu, demi mengesankan orang yang tidak anda sukai," tandasnya.

Tulisan yang diunggah oleh pemilik akun Twitter @jodibaskoro itu telah di di retweet oleh 2700 orang lebih. Bahkan tak sedikit netizen yang ikut menceritakan orang-orang disekitar mereka yang rela berhutang demi penampilan.

"Banyak kok yg begini. Gak cuma mba mba SCBD doang. Ya adalah kenalan ku, demi hidup hedon, gaji pas pasan tp kredit mobil, hp iphone keluaran terbaru, tas jam sepatu dll branded. Pada akhirnya gaji tiap bulan habis cuma untuk bayar kartu kredit," tulis @lizadesaire

"Kalo gini sih banyak bahkan bkn mbk mbk SCBD jg. Kerja buat kasih makan kartu kredit, pergi liburan ke jepun, thai barang2 branded tp ya begitu lah," tulis @chachaneysha. (TYO)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD