AALI
12225
ABBA
194
ABDA
6250
ABMM
2950
ACES
985
ACST
159
ACST-R
0
ADES
6200
ADHI
715
ADMF
8075
ADMG
181
ADRO
3160
AGAR
332
AGII
2050
AGRO
920
AGRO-R
0
AGRS
124
AHAP
63
AIMS
250
AIMS-W
0
AISA
152
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1160
AKRA
1015
AKSI
374
ALDO
945
ALKA
308
ALMI
280
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/05/27 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
539.29
0%
0.00
IHSG
6883.50
0%
0.00
LQ45
1009.51
0%
0.00
HSI
20697.36
2.89%
+581.16
N225
26781.68
1.44%
+378.84
NYSE
0.00
-100%
-15035.87
Kurs
HKD/IDR 1,866
USD/IDR 14,657
Emas
875,693 / gram

Inden Capai 2.900, Honda HR-V Belum Hadir di Indonesia Dalam Waktu Dekat

ECOTAINMENT
Bertold Ananda
Kamis, 16 Desember 2021 10:25 WIB
Honda HR-V terbaru yang sudah mulai dipasarkan secara global tampaknya belum hadir di RI dalam waktu dekat.
Inden Capai 2.900, Honda HR-V Belum Hadir di Indonesia Dalam Waktu Dekat (Dok.MNC Media)
Inden Capai 2.900, Honda HR-V Belum Hadir di Indonesia Dalam Waktu Dekat (Dok.MNC Media)

IDXChannel - Semejak munculnya model terbaru dari Sport Utility Vehicle (SUV) Honda HR-V terbaru yang sudah mulai dipasarkan secara global, membuat netizen Indonesia  menantikan  kehadiran wujud terbarunya ditanah air. Namun nampaknya  PT Honda Prospect Motor masih mempertahankan model lawasnya yang saat ini masih dipasarkan di Indonesia.

Mengingat di negara pembuatnya yakni Jepang All New Honda Vezel alias HRV sudah dirilis pada awal tahun, tepatnya Februari 2021. Model tampilan pun kian berubah dan mendapat perubahan total, dimulai dari segi eksterior, interior, fitur hingga mesinnya yang sudah menggunakan powertrain hybrid.

Dalam menghadirkan SUV kompak tersebut di tanah air tampaknya terhalangi oleh berbagai pertimbangan. Salah satunya mengenai perakitan yang terhambat yang membuat konsumen yang masih menunggu inden model generasi saat ini.

Yusak Billy selaku Bussiness Inovation and Marketing & Sales Director PT Honda Prospect Motor mengatakan, bahwa belum ada pikiran untuk mendatangkan HR-V terbaru, sebab sampai detik ini masih fokus untuk memproduksi unit lawas demi mengejar permintaan pasar.

"Tunggu saja ya.  Saat ini HR-V itu pemesanan SPK bisa 1.500 sebulan, back order kita udah 2.900 kita. Pihak kami juga mohon maaf sekali ada keterbatasan komponen chip dan semikonduktor, kita sekarang fokus kesana untuk produksi cepat-cepatnya" ujar Yusak Billy kepada MNC Portal, Kamis (16/12/2021). 

Melihat pertimbangan yang riskan ini membuat pihak APM putar ide dan mendapatkan solusi bahwa model produksi lawas alias sekarang ini akan terus di tingkatkan. Hal itu tentunya bertujuan untuk konsumen yang sudah indent bisa mendapatkan unitnya dengan cepat tanpa perlu menunggu cukup lama.

"Jadi kita cepat produksi supaya konsumen tidak perlu menunggu lama. Soalnya masih ada 2.900 back order (jumlah inden). Nanti ada waktunya (HR-V Generasi baru) hadir. Kita fokuskan sama konsumen yang sekarang ya, jadi kita harus produksi cepat-cepat supaya mereka bisa dapatkan mobil secepatnya," jelas Yusak Billy. 

(IND) 

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD