AALI
9425
ABBA
276
ABDA
0
ABMM
2440
ACES
740
ACST
190
ACST-R
0
ADES
6150
ADHI
790
ADMF
8175
ADMG
174
ADRO
3190
AGAR
314
AGII
2300
AGRO
830
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
95
AIMS
280
AIMS-W
0
AISA
151
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1575
AKRA
1190
AKSI
274
ALDO
755
ALKA
288
ALMI
298
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/12 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
538.68
-0.69%
-3.72
IHSG
7129.28
-0.43%
-31.11
LQ45
1012.04
-0.62%
-6.29
HSI
20175.62
0.46%
+93.19
N225
28546.98
2.62%
+727.65
NYSE
15602.93
0.32%
+50.23
Kurs
HKD/IDR 205
USD/IDR 14,795
Emas
850,422 / gram

Intip Tarif endorsement Raditya Dika, Katanya Termahal di Indonesia

ECOTAINMENT
Salsa Nabila/SEO
Jum'at, 05 Agustus 2022 16:01 WIB
Berapa Tarif Endorsement Raditya Dika menarik untuk dibahas. Sebab banyak yang menyebut ia merupakan publik figur dengan bayaran jasa endorsement termahal di In
Intip Tarif endorsement Raditya Dika, Katanya Termahal di Indonesia. (FOTO : MNC Media)
Intip Tarif endorsement Raditya Dika, Katanya Termahal di Indonesia. (FOTO : MNC Media)

IDX Channel - Berapa Tarif Endorsement Raditya Dika menarik untuk dibahas. Sebab banyak yang menyebut ia merupakan publik figur dengan bayaran jasa endorsement termahal di Indonesia.

Tentunya capaian itu tidak lepas dari kelatahan para selebritis di Indonesia yang beralih ke dunia digital terutama di media sosial seperti Instagram, youtube, dan tiktok. Dengan memanfaatkan jumlah subscriber dan followersnya di media sosial untuk melakukan Endorsement.

Lantas berapa tarif Endorsement penulis novel itu? Simak penjelasan yang dihimpun kami dari berbagai sumber tepercaya.  

Namun, Sebelum membahas berapa tarif Endorsement Raditya Dika, lebih baik kita membahas karier Raditya Dika.

Karier sukses Raditya Dika

Kesuksesan Raditya Dika dimulai ketika dia menulis novel berjudul Kambing Jantan: Sebuah Catatan Pelajar Bodoh saat berusia 21 tahun (2005)

Ternyata tulisan novel tersebut menceritakan kehidupan anak muda metropolitan seperti dirinya sedang digandrungi remaja Indonesia. Saat itu, Kambing Jantan mengangkat cerita dari dirinya sendiri yang tengah berkuliah di Australia. 

Setelah kesuksesan novel Kambing Jantan. Raditya Dika kembali mengembangkan sayap  dengan membuat buku baru yang berjudul Cinta Brontosaurus. Lalu ada Radikus Makankakus, dan Bukan Binatang Biasa (2007). Judul-judul aneh seperti Babi Ngesot: Datang Tak Diundang Pulang Tak Berkutang (2008) Marmut Merah Jambu (2010), dan Manusia Setengah Salmon (2011).

Dunia Akting 

Setelah membuat buku, Raditya Dika terjun ke dunia akting. Tahun 2009 karier itu dimulai setelah Kambing Jantan The Movie dirilis. Bukan hanya sebagai pemain, Raditya Dika juga terlibat dalam penulisan skenario.

Dalam film itu, untuk pertama kalinya dia beradu akting dengan para pemain film senior seperti Herfiza Novianti dan Edric Tjandra.

Novel lain karya Raditya Dika juga dijadikan film seperti Marmut Merah Jambu dan Manusia Setengah Salmon. Raditya Dika bahkan memiliki sitkom yang dia isi sendiri bertajuk Malam Minggu Miko. 

Halaman : 1 2
link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD