AALI
9650
ABBA
222
ABDA
5500
ABMM
2140
ACES
775
ACST
160
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
755
ADMF
8000
ADMG
170
ADRO
2720
AGAR
316
AGII
2000
AGRO
660
AGRO-R
0
AGRS
120
AHAP
55
AIMS
256
AIMS-W
0
AISA
140
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1425
AKRA
960
AKSI
284
ALDO
820
ALKA
298
ALMI
290
ALTO
204
Market Watch
Last updated : 2022/07/01 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
519.46
-1.84%
-9.76
IHSG
6794.33
-1.7%
-117.25
LQ45
974.33
-1.78%
-17.61
HSI
0.00
-100%
-21996.89
N225
25935.62
-1.73%
-457.42
NYSE
0.00
-100%
-14599.59
Kurs
HKD/IDR 1,904
USD/IDR 14,960
Emas
863,215 / gram

Netflix PHK Lagi 300 Karyawan Usai Kehilangan Banyak Pelanggan

ECOTAINMENT
Febrina Ratna
Jum'at, 24 Juni 2022 11:15 WIB
Netflix kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 300 orang. Jumlah tersebut mencakup sekitar 4 persen dari jumlah karyawannya.
Netflix PHK Lagi 300 Karyawan Usai Kehilangan Banyak Pelanggan. (Foto: MNC Media)
Netflix PHK Lagi 300 Karyawan Usai Kehilangan Banyak Pelanggan. (Foto: MNC Media)

IDXChannel -  Netflix kembali mengumumkan pemutusan hubungan kerja (PHK) sebanyak 300 orang. Jumlah tersebut mencakup sekitar 4 persen dari jumlah karyawannya.

Sebelumnya, Netflix melakukan PHK terhadap 150 pekerja pada Mei 2022. Mayoritas pekerja yang dipecat berada di Amerika Serikat (AS). Sementara untuk wilayah lain masih terus merekrut karyawan.

Langkah tersebut dilakukan setelah perusahaan melaporkan penurunan pelanggan dalam satu dekade terakhir. Adapun, Netflix berusaha tetap bertumbuh dengan menjajaki layanan yang didukung oleh iklan dan menindak pembagian kata sandi oleh pelangan.

“Kami terus berinvestasi secara signifikan dalam bisnis ini, kami juga membuat penyesuaian sehingga biaya ini sejalan pertumbuhan pendapatan kami yang lebih lambat,” ujar Netflix dilansir dari BBC.com pada Jumat (24/6/2022).

Sejauh ini, Netflix memiliki 220 juta pelanggan secara global dan tetap menjadi pemimpin yang jelas di pasar streaming. Meski begitu, Netflix menghadapi persaingan yang ketat dalam beebrapa tahun terakhir seiring merebaknya berbagai platform saingan, seperti Disney Plus dan Amazon’s Prime Video. (FRI)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD