AALI
9275
ABBA
280
ABDA
0
ABMM
2410
ACES
720
ACST
192
ACST-R
0
ADES
6225
ADHI
815
ADMF
8200
ADMG
177
ADRO
3250
AGAR
310
AGII
2220
AGRO
750
AGRO-R
0
AGRS
113
AHAP
99
AIMS
252
AIMS-W
0
AISA
154
AISA-R
0
AKKU
50
AKPI
1545
AKRA
1160
AKSI
272
ALDO
745
ALKA
296
ALMI
308
ALTO
193
Market Watch
Last updated : 2022/08/18 Data is a realtime snapshot, delayed at least 10 minutes
IDX30
546.99
1.02%
+5.51
IHSG
7186.56
0.74%
+53.11
LQ45
1026.34
0.98%
+9.98
HSI
19763.91
-0.8%
-158.54
N225
28942.14
-0.96%
-280.63
NYSE
0.00
-100%
-15846.79
Kurs
HKD/IDR 1,889
USD/IDR 14,765
Emas
836,469 / gram

Ngeri! Ulah Hacker Rusia, Data Oprah Winfrey hingga Donald Trump Bocor

ECOTAINMENT
Esnoe Faqih Wardhana
Senin, 01 November 2021 17:18 WIB
Peretas dilaporkan menuntut uang tebusan dalam jumlah besar, menyusul serangan terhadap perusahaan perhiasan yang berbasis di London, Graff.
Ngeri! Ulah Hacker Rusia, Data Oprah Winfrey hingga Donald Trump Bocor (FOTO:MNC Media)
Ngeri! Ulah Hacker Rusia, Data Oprah Winfrey hingga Donald Trump Bocor (FOTO:MNC Media)

IDXChannel  - Informasi data pribadi sejumlah selebriti ternama seperti Oprah Winfrey, David dan Victoria Beckham, Tom Hanks, dan bahkan mantan Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dicuri oleh hacker Rusia

Seperti dilaporkan Mirror.co.uk, Minggu (31/10/2021), hacker Rusia dilaporkan telah mencuri detail informasi bintang Hollywood dan miliarder dalam pencurian virtual yang mengejutkan di sebuah perusahaan perhiasan. Peretas dilaporkan menuntut uang tebusan dalam jumlah besar, menyusul serangan terhadap perusahaan perhiasan yang berbasis di London, Graff. 

Seorang juru bicara Graff mengatakan: "Sayangnya kami, yang sama dengan sejumlah bisnis lain, baru-baru ini menjadi sasaran serangan siber yang canggih - meskipun terbatas - oleh penjahat profesional dan gigih. 

“Kami diperingatkan akan aktivitas intrusif mereka oleh sistem keamanan kami, memungkinkan kami untuk bereaksi dengan cepat dan mematikan jaringan kami. Kami memberi tahu, dan telah bekerja sama dengan, lembaga penegak hukum terkait dan ICO,” lanjut pernyataan Graff. 

"Kami telah memberi tahu orang-orang yang data pribadinya terpengaruh dan telah memberi tahu mereka tentang langkah-langkah yang tepat untuk diambil," tambah pernyataan tersebut. 

Anggota geng peretasan Rusia, Conti, diduga berada di balik aksi pencurian itu. Mereka dianggap menuntut uang tebusan senilai puluhan juta Poundsterling. Para ahli memprediksi, para hacker dapat meminta pembayaran dalam Bitcoin atau permata yang tidak dapat dilacak. 

Catatan kredit, faktur, dan daftar klien termasuk di antara detail yang diretas dan informasi yang telah dipublikasikan hanya mewakili satu persen dari file yang dicuri. Sejauh ini, sekitar 600 orang warga Inggris dilaporkan adad di antara korban sejauh ini dan para peretas diyakini telah membocorkan 69.000 dokumen rahasia ke web gelap. 

"Mengingat profil database pelanggan, ini benar-benar masif. Ini akan menurunkan tingkat tertinggi penegakan hukum internasional di geng tersebut, dan itu akan membuat mereka pusing dalam mencoba mendapatkan uang tebusan dan kemudian lolos begitu saja," kata Philip Ingram, mantan Kolonel Intelijen Militer Inggris. 

"Kami telah menerima laporan dari Graff Diamonds Ltd mengenai serangan ransomware. Kami akan menghubungi organisasi tersebut untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait informasi yang telah diberikan," jelas seorang juru bicara Kantor Komisaris Informasi (ICO).

(SANDY)

link copied to clipboard
COPY TO CLIPBOARD